Pages

Dor... Latihan Anti-Teroris di Mal, Pengunjung Protes




SURABAYA - Raiders 500 TNI AD menggelar latihan militer penanganan teroris di pusat perbelanjaan di Surabaya, Jawa Timur, siang tadi. Beberapa pengunjung mal protes keras karena merasa terganggu.

Pengunjung Surabaya Town Sqaure sempat melampiaskan kemarahan mereka kepada dua personel Raiders 500. Pengunjung merasa terganggu karena dua personel yang berperan sebagai teroris itu melepaskan tembakan peluru kosong. Suara tembakan sangat keras sehingga mengganggu pengunjung.

Bahkan ada seorang pegawai sebuah restoran histeris karena terkejut dengan suara tembakan.

Menanggapi keluhan tersebut, Komandan Batalyon Raiders 500 Letkol Inf Yulka Endriarta meminta maaf. “Kami minta maaf karena latihan ini dilaksanakan dalam tempat umum,” ungkap Yulka, Selasa (6/12/2011).

Para personel Raiders 500 harus menyelesaikan misi membebaskan sejumlah tawanan yang disandera teroris. Diskenariokan, sejumlah teroris masuk dalam mal dan menyandera beberapa pengunjung. Mereka menuntut tebusan uang untuk ditukar dengan para tawanan.

Para teroris dapat ditumpas dalam waktu tiga menit. Latihan ini melibatkan sekira 30 personel Raiders 500. (dgs) 

{ 0 comments... read them below or add one }

Poskan Komentar