Pages

Tampilkan postingan dengan label Manfaat Buah-Buahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manfaat Buah-Buahan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 08 Juni 2011

Makan Jeruk untuk Kulit Tampak Muda


Mau tampak lebih muda? Banyak-banyaklah makan jeruk, minimal satu buah sehari. Jeruk kaya akan vitamin C dan antioksidan yang membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan meningkatkan produksi kolagen.

Dikutip dari Type F, manusia perlu 75 miligram vitamin C (terdapat dalam 1 buah jeruk) untuk menjaga kulit dan tubuhnya sehat. Selain itu, masih ada beberapa manfaat lain bagi kecantikan kulit dengan mengonsumsi jeruk. Apa saja? Ini dia!

1. Kulit Tampak Lebih Muda
Buah yang kaya akan vitamin C seperti jeruk membantu meningkatkan produksi kolagen yang bermanfaat menjaga kulit tetap kencang dan lembab. Daripada menghabiskan banyak krim perawatan mengandung kolagen, lebih baik Anda mencoba cara alami. Yaitu dengan mengonsumsi satu buah jeruk setiap hari.

2. Mencegah Kanker Kulit
Penelitian dari University of Maryland Medical Center menemukan, antioksidan yang terkandung dalam jeruk bisa melindungi kulit dari kanker. Makanlah jeruk setiap hari, tapi tetap lakukan perawatan kulit dari luar. Misalnya rajin mengoleskan pelembab dan menggunakan krim tabir surya saat berpergian di siang hari.

3. Detoksifikasi Kulit
Jeruk juga bisa mendetoks racun dari kulit, sehingga tampilan kulit lebih segar dan cerah. Sebabnya, jeruk membantu mengaktifkan proses detoksifikasi pada tubuh. Ditambah kandungan antioksidannya, buah berwarna oranye ini membantu membantu mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh dan melawan radikal bebas.

4. Menyembuhkan Jerawat
Buah jeruk, terutama kulitnya, adalah bahan yang sangat baik untuk menyembuhkan jerawat. Parut kulit jeruk, tambahkan sedikit air lalu tumbuk hingga membentuk pasta. Terapkan pasta kulit jeruk tadi ke kulit yang berjerawat. Diamkan selama 10-20 menit, lalu bilas. Lakukan perawatan ini setiap hari sampai jerawat mengering dan sembuh.

Oleh : Hestianingsih - wolipop
Jumat, 03 Juni 2011

Manfaat Buah Pepaya Untuk Kesehatan


Pohon pepaya mudah di temukan di mana-mana khususnya negara tropis seperti negara kita Indonesia. Pepaya benar-benar mudah tumbuh di negara ini, hanya cukup di lempar saja ke tanah maka akan tumbuh. Tetapi pepaya jelas memiliki  banyak manfaat kesehatan untuk tubuh kita. Berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan yang penting dari buah pepaya.

Pepaya mengandung dua enzim: papain dan chymopapain. Papain ini mirip dengan mencerna protein enzim yang menghasilkan pankreas. Mampu melarutkan protein yang terakumulasi di sekitar sel kanker dan ini membantu sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel kanker lebih mudah. Chymopapain sangat membantu untuk menghancurkan protein menjadi asam amino. Asam amino ini dapat kemudian digabungkan untuk membentuk protein yang dapat digunakan oleh tubuh kita.

Fibrin merupakan zat bermanfaat yang dapat ditemukan dalam pepaya. Ini mampu mengurangi resiko penggumpalan darah dan mencegah struk. Juga, fibrin meningkatkan kualitas sel darah dan mempertahankan sirkulasi darah yang tepat dan baik.

Pepaya juga kaya akan karoten dan likopen. Keduannya adalah antioksidan kuat dan mengurangi risiko kanker. Juga meningkatkan aktivitas anti-metastatis atau penyebaran kanker misalnya dari otak ke hati atau sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, pepaya mengandung vitamin C, E, dan A, vitamin B, flavonoid, folat, potassium, magnesium dan serat. Mereka semua meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang sehat dan membantu untuk mencegah infeksi telinga, flu dan pilek.
Kamis, 26 Mei 2011

Khasiat Buah Jagung Muda


Jagung adalah salah satu tanaman pangan yang populer di Indonesia. Selain enak untuk direbus, dibakar, atau dijadikan brondong jagung, dan ternyata jagung yang masih mudah ternyata memiliki khasiat yang luar biasa. Selain buh atau daging jagung tersebut, rambut jagung tersebut memiliki khasiat juga untuk kesehatan.

Beberapa jenis penyakit yang dipercaya dapat disembuhkan oleh Air rebusan tongkol dan rambut jagung muda ini adalah: batu ginjal, batu empedu, dan tekanan darah tinggi.
Berikut ini bahan-bahan dan cara membuatnya:

Untuk Penyakit Batu Ginjal
Siapkan jagung muda 4 tongkol, rambut jagung 1 gegam, daun keji beling segar 8 helai. Semua bahan direbus dalam 110 mili liter air. Air rebusan dimunim sehari sekali selama 14 hari. Setelah batu keluar, baik berupa kerikil, butiran maupun buih, pengobatan harus segara dihentikan, kemudian diteruskan dengan minum jamu kumis kucing dan meniran. Caranya, ambil masing-masing 30 gram daun meniran dan daun kumis kucing, diseduh seprti teh.

Untuk Penyakit Batu Empedu
Ambil jagung muda 5 tongkol, herbal kumis kucing segar 5 gram. Semua bahan direbus dengan 110 mili liter air. Air rebusan diminum sehari sekali, selama 14 hari.

Untuk Penyakit Darah Tinggi
Siapkan jagung muda 5-7 tongkol dan rambut jagung 1 genggam. rebus semua bahan dengan 110 mili liter air. Minum air rebusan sehari sekali selama 7 hari.
Yang perlu diperhatikan, jangan terlalu banyak menggunakan rambut jagung sebagai obat, karena dapat menurunkan tekanan darah secara drastis dalam waktu singkat.
source berbagai sumber
Rabu, 18 Mei 2011

Kandungan Dan Manfaat Buah Rambutan


Kali ini akan Membahas Kandungan dan Manfaat Buah Rambutan. Buah ini mengandung karbohidrat, protein, lemak, fosfor, besi, kalsium dan vitamin C. Kulit buah mengandung tanin dan saponin. Biji mengandung lemak dan polifenol. Daun mengandung tannin dan saponin. Kulit batang mengandung tannin, saponin, flavonida, pectic substance, dan zat besi.

Di dalam buah rambutan tersimpan khasiat obat yang tak ternilai harganya, menurut kajian pakar tanaman obat, buah rambutan memuat besi, kalium, sapai vitamin C. dalam setiap 100 gram (sekitar 3 buah rambutan terkandung 69 kalori, 18,1 gram karbohidrat, serta 58 mg vitamin). Kadar serat rambutan juga cukup tinggi, sekitar 2 gram per 100 gram berat buah. Karakter buah seperti ini cocok dikonsumsi orang-orang yang tengah berdiet menurunkan atau menjaga berat badan.

Bagian tumbuhan ini yang dapat digunakan sebagai obat adalah kulit buah digunakan untuk mengatasi disentri dan demam, kulit kayu digunakan untuk mengatasi sariawan, daun digunakan untuk mengatasi diare dan menghitamkan rambut, akar digunakan untuk mengatasi demam, dan biji digunakan untuk mengatasi kencing manis (diabetes mellitus).

Cara dan Contoh Pemakaian: Untuk obat yang diminum, tidak ada dosis rekomendasi. Untuk pemakaian luar, daun digiling samapi halus, lalu ditambah sedikit air. Kemudian air perasannya dapat digunakan untuk perawatan rambut. Adapun contoh pemakaiannya adalah sebagai berikut :

Disentri: Kulit buah rambutan (10 buah) dicuci, lalu dippotong-potong seperlunya. Lalu ditambahkan 3 gelas minum air bersih, selanjutnya rebus sampai airnya tersisa setengah. Setelah dingin, disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.

Demam: Kulit rambutan yang telah dikeringkan (15 gr) dicuci. Kemudian ditambah 3 gelas air bersih, lalu direbus sampai mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, disaring dan diminum 3 kali sehari, masing-masing sepertiga bagian.

Perawatan Rambut: Daun rambutan secukupnya dicuci , lalu ditumbuk sampai halus. Sedikit air ditambahkan, sambil diaduk rata sampai menjadi adonan seperti bubur. Lalu, diperas dan didisaring dengan sepotong kain. Air yang terkumpul digunakan untuk membasahi kulit kepala. Hal ini dilakukan setiap hari sampai terlihat hasilnya.

Kencing Manis: Biji rambutan (5 biji) digoreng sangran (sangria), lalu digiling sampai menjadi serbuk. Kemudian, diseduh dengan satu cangkir air panas. Setelah dingin airnya diminum sekaligus. Lakukan 1-2 kali sehari.

Sariawan: Kulit kayu rambutan (3 ruas jari) dicuci, lalu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Kemudian dipakai untuk berkumur selagi hangat.

Bagaimana dengan biji buah rambutan? Ternyata biji buah rambutan juga dapat dimanfaatkan. Biji rambutan tidak beracun dan mengandung karbohidrat, lemak, protein, yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh dari gizi. Biji rambutan juga mengandung lemak polifenol cukup tinggi. Komposisi zat-zat kimia dalam biji rambutan tersebut menghasilkan khasiat hipoglikemik (menurunkan kadar gula dalam darah) sehingga biji rambutan banyak digunakan untuk pengobatan alternatif guna menormalkan kadar gula darah penderita kencing manis (diabetes mellitus yang cenderung tinggi).

Caranya adalah ambilah lima buah rambutan yang sudah masak, pisahkan bijinya. Potong biji rambutan menjadi bagian-bagian kecil, lalu sangrai sampai berwarna kuning kehitaman. Giling halus sampai menjadi bubuk. Masukkan seluruh bubuk ke dalam cangkir, seduh dengan air panas. Setelah dingin, minum bagian air yang bening sekaligus buang ampas atau endapannya. Lakukan sebelum makan sebanyak 1-3 kali sehari, tergantung pada seberapa tinggi kadar gula saat melakukan terapi ini. Konsumsi setiap hari jika perlu.

Nah, itu tadi manfaat dari buah rambutan. Ternyata buah rambutan tidak hanya dagingnya saja yang dapat dimakan atau pun digunakan, buat kamu-kamu yang suka dengan buah rambutan jangan takut untuk mengonsumsi banyak, tapi harus dibatasi juga seberapa banyak, terlalu banyak juga dapat membuat perut terasa sakit.Tak disangka, ternyata si rambut merah ini punya khasiat obat juga. Tak ada salahnya dicoba. Bagi yang punya perkarangan yang luas, kenapa tak mencoba menanamnya? Selain mudah dan murah, juga cepat berbuah. Satu lagi, bisa dijadikan koleksi tanaman obat keluarga.

Manfaat Lain Buah Rambutan (Si Rambut Merah)

Mengapa buah ini dinamai rambutan? Mungkin karena ciri utamanya berambut banyak. Kalau pas musimnya, buah ini mudah dijumpai di pinggir-pinggir jalan dengan harga ringan. Bahkan, diluar Jawa bisa jadi tak ada harganya. Biasanya, orang mengenalnya hanya sebagai buah atau di buat manisan. Namun, ternyata tumbuhan ini bisa juga untuk pengobatan.



Mengenal Rambutan
Rambutan (Nephelii lappacei) banyak ditanam sebagai pohon buah, terkadang ditemukan sebagai tumbuhan liar,terutama di luar Jawa. Tumbuhan tropis ini memerlukan iklim lembab dengan curah hujan tahunan paling sedikit 2000 mm. rambutan merupakan tanaman dataran rendah hingga ketinggian 300-600 dpl.

Biasanya tumbuhan ini tingginya antara 15-25 m, bercabang-cabang, dan daunnya berwarna hijau. Buah bentuknya bulat lonjong, panjang 3-5 cm dengan duri temple (rambut) lemas sampai kaku.

Kulit buah berwarna hijau, dan menjadi kuning atau merah kalau sudah masak. Dinding buah tebal. Biji berbentuk elips, terbungkus daging buah berwarna putih transparan yang dapat dimakan dan banyak mengandung air. Rasanya bervariasi dari masam sampai manis. Kulit biji tipis berkayu.

Umumnya rambutan berbunga pada akhir musim kemarau dan membentuk buah pada musim hujan, sekitar November sampai Februari. Rambutan juga mempunyai banyak jenis di antaranya Ropiah, Si Macan, Si Nyonya, Lebak Bulus dan Binjei. Perbanyakan melalui biji, tempelan tunas, dan mencangkok.

Kandungan dan Manfaat
Buah ini mengandung karbohidrat, protein, lemak, fosfor, besi, kalsium dan vitamin C. Kulit buah mengandung tanin dan saponin. Biji mengandung lemak dan polifenol. Daun mengandung tannin dan saponin. Kulit batang mengandung   tannin, saponin, flavonida, pectic substance, dan zat besi.
Bagian tumbuhan ini yang dapat digunakan sebagai obat adalah kulit buah digunakan untuk mengatasi disentri dan demam, kulit kayu digunakan untuk mengatasi sariawan, daun digunakan untuk mengatasi diare dan menghitamkan rambut, akar digunakan untuk mengatasi demam, dan biji digunakan untuk mengatasi kencing manis (diabetes mellitus).

Cara dan Contoh Pemakaian.
Untuk obat yang diminum, tidak ada dosis rekomendasi. Untuk pemakaian luar, daun digiling samapi halus, lalu ditambah sedikit air. Kemudian air perasannya dapat digunakan untuk perawatan rambut. Adapun contoh pemakaiannya adalah sebagai berikut :

Disentri
Kulit buah rambutan (10 buah) dicuci, lalu dippotong-potong seperlunya. Lalu ditambahkan 3 gelas minum air bersih, selanjutnya rebus sampai airnya tersisa setengah. Setelah dingin, disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.

Demam
Kulit rambutan yang telah dikeringkan (15 gr) dicuci. Kemudian ditambah 3 gelas air bersih, lalu direbus sampai mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, disaring dan diminum 3 kali sehari, masing-masing sepertiga bagian.

Perawatan Rambut
Daun rambutan secukupnya dicuci , lalu ditumbuk sampai halus. Sedikit air ditambahkan, sambil diaduk rata sampai menjadi adonan seperti bubur. Lalu, diperas dan didisaring dengan sepotong kain. Air yang terkumpul digunakan untuk membasahi kulit kepala. Hal ini dilakukan setiap hari sampai terlihat hasilnya.

Kencing Manis
Biji rambutan (5 biji) digoreng sangran (sangria), lalu digiling sampai menjadi serbuk. Kemudian, diseduh dengan satu cangkir air panas. Setelah dingin airnya diminum sekaligus. Lakukan 1-2 kali sehari.

Sariawan
Kulit kayu rambutan (3 ruas jari) dicuci, lalu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Kemudian dipakai untuk berkumur selagi hangat.

Tak disangka, ternyata si rambut merah ini punya khasiat obat juga. Tak ada salahnya dicoba. Bagi yang punya perkarangan yang luas, kenapa tak mencoba menanamnya? Selain mudah dan murah, juga cepat berbuah. Satu lagi, bisa dijadikan koleksi tanaman obat keluarga.
Sumber : Setiawan Dalimarta, Atlas Tumbuhan Obat Tradisional Jilid 3, Puspa Swara, 2003. Diketik ulang dari Majalah Nikah Vol. 3 No. 4 Juli 2004 hal. 16-17.
Selasa, 17 Mei 2011

Sawo, Silejit Bikin Jantung Sehat


Sawo merupakan buah yang sangat enak. Bisa dimakan segar atau dijadikan minuman. Rasanya yang manis legit dan aromanya wangi membuat buah ini banyak digemari orang. Ternyata si legit ini juga sangat berkhasiat lho!

Buah yang memiliki nama asing Achras sapota L atau sapodilla, chikoo, atau sapota dalam bahasa Ingris ini memang sudah dikenal masyarakat Indonesia. Sedangkan di Filipina dikenal sebagai tsiko, dan di Malaysia ciku dan biasa disebut hong xiem oleh masyarakat Tionghoa.

Sawo berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko. Buah ini umumnya dibudidayakan sebagai tanaman pekarangan untuk dinikmati buahnya. Sawo memiliki biji berwarna hitam berkilat atau coklat kehitaman, berbentuk pipih dan besar, dan juga memiliki aroma yang harum serta rasanya yang legit.

Buah yang digemari karena rasanya yang manis ini ternyata disebabkan karena kandungan fruktosa dan sukrosa yang kadarnya mencapai 16 - 20%. Juga memiliki kandungan protein, vitamin A, B, C, mineral zat besi, kalium serta fosfor dan lemak.

Dalam 100gr buah sawo memiliki kandungan 193mg mineral dan kalium serta memiliki kadar kalium yang rendah, sekitar 12mg/ 100gr. Dari semua nutrisi yang terkandung pada sawo membuat buah ini sangat baik untuk memelihara kesehatan jantung dan juga pembuluh darah.

Selain itu, sawo juga mengandung sejumlah mineral penting untuk tubuh. Dalam 100 gram buah sawo terdapat 21 mg kalsium, 12 mg magnesium, 12 mg fosfor, 0,6 mg selenium, 0,1 zinc dan 0,09mg tembaga.

Makan 100 gram sawo setiap hari secara teratur bisa memenuhi 24,5% kebutuhan tubuh akan vitamin C yang bereaksi dengan berbagai mineral di dalam tubuh. Sebab, vitamin C berperan penting dalam metabolisme tembaga, meningkatkan penyerapan zat besi yang berfungsi sebagai antioksidan.

Kandungan serat di dalam sawo juga cukup tinggi sehingga sangat baik untuk mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit dan diare. Kandungan gula alami pada sawo mampu memulihkan energi secara cepat. Sawo juga bisa mengurangi resiko kanker pencernaan, karena buah ini punya kemampuan mengikat karsinogen di dalam saluran pencernaan.

Sawo dibudidayakan untuk diambil buahnya. Namun sebenarnya tanaman ini memiliki potensi beragam. Daun, batang, hingga akar bermanfaat baik untuk keperluan lain maupun bagi kesehatan.

                                                                                              Oleh : Renny Wahyuningsih - detikFood
Minggu, 08 Mei 2011

Khasiat di Balik Nikmatnya Kiwi


Buah berbulu dan berwarna coklat muda yang dikenal dengan gooseberry oleh masyarakat Cina itu, kini menjadi buah paling populer akan penampilannya juga khasiatnya untuk kesehatan.

Seperti dikutip dari Idiva, buah yang juga dikenal dengan sebutan Kiwifruits (Actinidia deliciosa) ini tak hanya bisa dimakan secara langsung, tapi juga sering dijadikan bahan kue segar, kue tar, salad buah dan jenis-jenis makanan penutup lainnya.

Buah eksotis kaya vitamin dan mineral falvonoids. Tinggi kandungan vitamin C-nya seperti pisang. Selain itu, buah ini mengandung beta-karoten tinggi, sehingga cocok dikonsumsi setiap hari.

Asupan reguler dari kiwi dalam diet Anda akan membantu meningkatkan kesehatan kardio vaskular dengan mencegah akumulasi deposito plak pada dinding arteri. Karena mengandung karotenoid, flavonoid dan nutrisi nabati membuat kiwi menjadi makanan dengan sumber anti-oksidan untuk membantu melawan kanker.
Selain dapat membantu melawan penyakit kanker, kiwi juga mengandung lutein, sebuah senyawa yang membantu dalam pencegahan degenerasi otot dan glaukoma penglihatan seseorang. Sehingga baik untuk mencegah katarak akibat penuaan.

Sementara itu, Dokter Spesialis Gizi Klinik di Departemen Radioterapi RS Cipto Mangunkusumo, dr Fiastuti Witjaksono, mengatakan buah kiwi jenis Gold mengandung vitamin E lebih banyak dibanding buah lainnya. "Kandungannya mencapai 1,49 miligram per 100 gram," kata Fiastuti.

Sedangkan kiwi jenis Green, memiliki kandungan vitamin E sedikit lebih rendah, yakni 1,46 miligram per 100 gram.

Fiastuti menjelaskan, kerusakan sel tubuh manusia terjadi karena proses oksidasi oleh polusi, asap rokok, dan metabolisme tubuh. "Akibat oksidasi, di antaranya penuaan, penyakit jantung, dan kanker," kata dia.

Hal ini sesuai penelitian Anne Hermetet Alger dari Cornell University, Amerika Serikat. Menurut dia, wanita yang mengkonsumsi vitamin E setiap hari sebesar 600 IU jangka panjang berisiko 10 persen lebih rendah terserang penyakit kanker dan paru paru dibanding yang tak mengonsumsi vitamin E.

Cegah impotensi

‎Seperti penelitian yang dilakukan oleh Dr. Paul La Chance yang dipublikasikan oleh Journal of the American Collage of Nutrition, hasil penelitiannya menunjukkan bahwa kiwi merupakan buah yang kepadatan nutrisinya paling tinggi dibandingkan buah-buahan lain. Ini menunjukan kiwi mengandung kepadatan nutrisi terbaik dibanding buah lainnya.

Di dalam kiwi terkandung asam amino arginin dan glutamate. Arginin bersifat vasodilator atau penurunan tekanan darah dan membantu meningkatkan aliran darah. Asam amino ini juga terbukti mampu mengobati gejala impotensi ringan.

Selain itu, kandungan mineral esensial dalam kiwi juga sangat banyak. Seperti kalium, kalsium, magnesium, seng, tembaga, mangan dan fasfor. Mineral kalium dalam kiwi bisa mencapai 5,4 mg/kalori. Kalium berfungsi menjaga fungsi otot. Mineral ini juga berperan sebagai penurun tekanan darah tinggi.
Sementara itu, peneliti dari Health Science Zespri Internasional dari New Zealand, Lynley Drummond mengatakan buah kiwi sarat gizi. Bermanfaat sebagai sumber vitamin, mineral dan antioksidan yang tinggi.

Menurutnya, kiwi kaya dengan serat phytonutrients, serat yang akan menghasilkan polyphenols sebagai antioksidan bagi tubuh, enzim untuk pencernaan dan karotenoids yang bermanfaat sebagai antioksidan dan kesehatan mata.
Studi yang dilakukan membuktikan, buah kiwi menyediakan gizi paling banyak dengan kalori paling sedikit jika dibandingkan dengan jeruk, pisang dan apel.

"Buah kiwi merupakan salah satu pilihan untuk orang-orang yang sedang berdiet," kata Lunley.


                                                                                                                Oleh: Dahlia Krisnamurti
Rabu, 04 Mei 2011

Pisang Dapat Membantu Hilangkan Stres


Kita tahu pisang punya sejuta manfaat baik bagi kesehatan maupun kecantikan. Buah yang satu ini merupakan sumber energi, vitamin dan enzim seperti sukrosa, glukosa dan laktosa. Pisang juga buah paling ideal untuk sarapan karena mengandung protein dan karbohidrat.

Bagi penggemar pisang, Anda pasti akan semakin suka dengan buah ini, karena ada satu lagi keunggulan yang dimilikinya, yaitu sebagai anti depresan alami.

Dilansir dari geniusbeauty, pisang direkomendasikan untuk perawatan penyakit pembuluh darah dan arthritis (radang sendi) karena kemampuannya membantu penormalan fungsi sistem saraf.


Zat-zat yang terkandung dalam pisang meningkatkan produksi serotonin, yang dikenal sebagai hormon pengendali mood dan mengatur emosi. Seperti diketahui, kekurangan serotonin akan membuat seseorang mudah marah dan lebih emosional.

Sarapan dengan satu buah pisang, akan meningkatkan fungsi pencernaan dan sistem pembuluh darah, yang hasilnya melindungi tubuh dari stres. Selain itu, buah ini juga memiliki banyak nutrisi diantaranya folic acid, magnesium, vitamin A, C dan potassium.
Minggu, 03 April 2011

Manfaat Buah Mangga


Mangga tergolong kelompok buah “batu” berdaging dengan bentuk, ukuran, warna, dan citarasa (aroma-rasa-tekstur) beraneka. Bentuk mangga ada yang bulat penuh, seperti mangga gedong, dan bulat panjang, seperti mangga harumanis dan mangga manalagi, Mangga kopek berbentuk bulat pipih, sedang mangga golek lonjong.

Kendati bentuk, ukuran, warna, dan citarasa buah mangga beragam. Dari segi gizi semuanya hampir tidak jauh berbeda. Mangga ranum segar mengandung air sekitar 82 persen, vitamin C 41 mg, dan energi/kalori 73 Kal per 100 gram. Pada setiap 100 gram mangga muda, mangga yang masih mentah—terkandung air lebih kurang 84 persen, vitamin C 65 mg, dan energi 66 Kal. Energi dalam mangga muda rendah karena lebih banyak mengandung zat pati, yang akan berubah menjadi gula dalam proses pematangan.
Sebagian besar energi mangga berasal dari karbohidrat berupa gula, yang membuatnya terasa manis. Kandungan gula ini didominasi oleh gula golongan sukrosa. Kandungan gula dalam mangga berkisar 7-12 persen. Namun, jenis mangga manis dapat mencapai 16-18 persen.
Antioksidan


Mangga pun merupakan sumber beta-karoten , kalium, dan vitamin C. Beta-karoten adalah zat yang di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A (zat gizi yang penting untuk fungsi retina). Beta-karoten (dan vitaminC) juga tergolong antioksidan, senyawa yang dapat memberikan perlindungan terhadap kanker karena dapat menetralkan radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul-molekul tak stabil yang dihasilkan oleh berbagai proses kimia normal tubuh, radiasi matahari atau kosmis, asap rokok, dan pengaruh-pengaruh lingkungan lainnya.

Di dalam tubuh, mayoritas radikal bebas berasal dari proses kimia kompleks saat oksigen digunakan di dalam sel. Radikal-radikal bebas yang secara kimia tidak lengkap tersebut dapat “mencuri” partikel dari molekul-molekul yang lain.

Ia kemudian menghasilkan senyawa-senyawa abnormal dan membuat reaksi berantai yang dapat merusak sel, dengan menyebabkan perubahan mendasar pada materi genetis dan bagian-bagian penting sel lainnya. Sederhananya, cara radikal bebas merusak sel-sel tubuh, sama denganproses oksigen menyebabkan kertas berubah menjadi kuning atau mentega menjadi tengik. Zat-zat gizi antioksidan, seperti beta-karoten dan vitamin C, membuat radikal bebas tak berbahaya dengan menetralkannya.
Zat-zat gizi antioksidan itu terkandung melimpah pada buah mangga. Kandungan beta-karoten dan vitamin C (beserta kalium, aktivitas vitamin A, karbohidrat, energi dan air) dari beberapa macam mangga tiap 100 gram dapat dilihat pada beberapa perpustakaan.

Vitamin C
Di samping berfungsi sebagai antioksidan, vitamin C memiliki fungsi menjaga dan memacu kesehatan pembuluh-pembuluh kapiler, kesehatan gigi dan gusi. Ia membantu penyerapan zat besi dan dapat menghambat produksi natrosamin , satu zat pemicu kanker.Vitamin C mampu pula membuat jaringan penghubung tetap normal dan membantu penyembuhan luka.
Kandungan vitamin C mangga cukup layak diperhitungkan. Setiap 100 gram bagian mangga masak yang dapat dimakan memasok vitamin C sebanyak 41 mg, mangga muda bahkan hingga 65 mg. Berarti, dengan mengkonsumsi mangga ranum 150 gram atau mangga golek 200 gram (1/2 buah ukuran kecil), kecukupanvitamin C yang dianjurkan untuk laki-laki dan perempuan dewasa per hari (masing-masing 60 mg) dapat terpenuhi.

Kalium dan stroke
Kalium mempunyai fungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kotraksi otot, dan membantu tekanan darah. Konsumsi kaliumyang memadai dapat mengurangi efek natrium dalam meningkatkan tekanan darah, dan secara bebas memberikan kontribusi terhadap penurunan risiko karena stroke.

Satu penelitian menunjukkan bahwa bila seseorang menambahkan sepotong buah tinggi kalium ke dalam pola makanan sehari-hari, risiko terkena stroke fatal dapat dikurangi sebesar 40 persen. Konsumsi ekstra kalium sebanyak 400 mg setiap hari dapat mengurangi kemungkinan mendapat penyakit jantung dan pembuluh darah.

Kalium terdapat melimpah pada mangga. Tiap 100 gram mangga terkandung kalium sebesar 189 mg. Dengan mengkonsumsi sebuah mangga harumanis ukuran sangat kecil (minimal 250 gram), atau sebuah mangga gedong ukuran sedang (200-250 g), kecukupan kalium sebanyak 400 mg per hari dapat terpenuhi.
Anda yang ingin membeli mangga bisa memilih mangga yang baik dengan warna hijau kekuning-kuningan, kulit licin, dan aroma yang manis. Hindarilah memilih buah yang terlalu keras atau terlampau lembek, memar, atau berbau fermentasi.