Pages

Tampilkan postingan dengan label Seluler. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seluler. Tampilkan semua postingan
Jumat, 22 April 2011

iPhone ternyata melacak dan menyimpan data pengguna secara rahasia





perangkat Apple tampaknya di gunakan untuk melacak lokasi pemiliknya dan menyimpan data tentang keberadaan orang tanpa pengetahuan mereka, menurut laporan yang dirilis di situs yang disebut Tracker iPhone.

Pemantauan tidak sah dimulai pada bulan Juni 2010 ketika versi terbaru sistem operasi Apple dirilis, menurut dua peneliti yang menemukan kasus ini mereka menemukan sebuah file pelacakan tersembunyi dan diposting atas perhatian kepada pengguna.

Pihak Apple sendiri belum menanggapi tuduhan ini

Para peneliti akan mempublikasikan program online yang memungkinkan pengguna iPhone untuk melihat peta lokasi mereka setelah IOS 4.0 dirilis.

Karena Bencana Di Jepang, Sony Ericsson Alami Krisis




Sepertinya Sony Ericsson mengalami beberapa masalah belakangan ini, menyusul adanya gempa bumi yang menimbulkan tsunami yang melanda Jepang. Karena itu peluncuran produk ponsel Sony Ericsson Xperia Neo diundur setidaknya hingga bulan Juli mendatang.

Selain itu, Ponsel Sony Ericsson Xperia Arc dan Xperia Play yang merupakan dua ponsel baru dari Sony Ericsson yang menggunakan sistem operasi Android Gingerbread, akan tersedia dalam jumlah yang lebih sedikit dari rencana sebelumnya, namun keadaan ini setidaknya hanya akan berlangsung dalam jangka pendek.

Sony Ericsson telah mengeluarkan statement yang kurang lebih berbunyi “Sony Ericsson terus melihat dampak dari situasi di Jepang yang baru-baru ini terjadi dan mempengaruhi pada bisnis kami, dan kami harus menginformasikan pada pelanggan dan mitra kami, bahwa beberapa produk seperti Xperia Arc, Xperia Play dan Xperia Neo telah terpengaruh oleh situasi tersebut. Namun karena terganggunya pasokan ponsel ini, kita telah menggeser waktu peluncuran Xperia Neo dan sekarang rencananya akan diluncurkan pada awal kuartal ke tiga tahun ini.”

Suratkabar Pertama Masuk BlackBerry PlayBook




Hanya berselang beberapa hari setelah BlackBerry PlayBook tersedia di pasaran sejak Selasa (19/4/2011), aplikasi Kompas Editor's Choice telah tersedia untuk tablet buatan Research In Motion (RIM) tersebut. Kompas Editor's Choice sebelumnya hanya tersedia untuk pengguna iPad. Aplikasi ini dikembangkan dengan solusi dari WoodWing, Belanda.

"Kompas kembali membuktikan menjadi yang terdepan dalam mengadopsi saluran media baru," kata John Fong, CEO Serious Technology, salah satu partner utama (Gold Authorized Solution Partner) WoodWing di Asia, dalam siaran persnya, Kamis (21/4/2011).

Untuk saat ini, Kompas baru akan menyediakan konten mingguan untuk PlayBook. Suplemen yang didesain khusus hanya untuk pengguna BlackBerry PlayBook itu diberi nama Jendela. Jendela menyajikan potret Tanah Air dengan beragam kebudayaan daerah melalui foto maupun video.

Dalam waktu dekat, akan disediakan konten harian seperti halnya di iPad. Aplikasi di BlackBerry PlayBook menyajikan kualitas penggarapan jurnalistik dalam bentuk berita maupun feature dan didukung ilutrasi, foto, dan video berkualitas tinggi seperti selama ini tersedia di iPad.

"Kami ingin memberikan pengalaman terbaik mengakses media di tablet kepada para pembaca, menggunakan platform apapun," kata Pemimpin Redaksi Kompas Rikard Bagun.

Kompas Editor's Choice merupakan salah satu aplikasi suratkabar pertama yang tersedia di BlackBerry PlayBook. Selain untuk Kompas, WoodWing juga mengembangkan aplikasi untuk manajah bisnis Fortune dari Time Inc dan majalah Car and Driver dari Hachette Filipacchi. Aplikasi-aplikasi tersebut sudah dapat diunduh langsung dari BlackBerry App World.
Rabu, 20 April 2011

Sejarah Terciptanya Blackberry




Blackberry dikembangkan oleh sebuah perusahaan canada yang hingga saat inipun, tidak banyak orang yang mengetahui namanya. Sangat berbeda denga Nokia dan Motorola ataupun microsoft yang namanya dikenal luas, pembuat blackberry adalah perusahaan yang bernama Research in Motion.

Didirikan oleh seorang imigran yunani di kota waterloo, kanada. Pendiri Research in Motion, Mike Lazaridis dilahirkan di Turki, membangun sebuah pemutar rekaman dsi Lego pada umur 4 (empat) tahun, sebuah radio pada umur 5 (lima) tahun, dan berkuliah di Universitas Waterloo.

Dia memilihg drop out SETELAH memenangkan kontrak senilai 560 ribu US Dollar. Para pesimis mengasumsukan bahwa pesaing besar akan menenggelamkan produk blckberry dengan membanjiri pasar dengan produk yang serupa. Namun hingga saat ini, tidak ada satupun perusahaan seperti Nokia, motorola atau bahkan microsoft yang sanggup membuat pesaing blackberry.

Keunggulan blackbery adalah mempunyai penampilan yang sangat bersabahat dan bisa selalu terhubung, jadi dimanapun anda, anda bisa selalu mengakses email (saat ini Facebook, Blogging, dll dll). Sejak peluncurannya pada tahun 1999, blackberry telah meraup lebih dari 8 juta pelanggan di seluruh dunia.

Sejalan dengan peningkatan kemampuan layanan komunikasi seluler, blackberry pun ikut terangkat. Dan dengan makin turunnya biaya komunikasi, pada akhirnya BlackBery menjad sebuah fenomena (saat ini kayaknya di Indonesia juga lagi demam Blackberry, anak – anak muda mulai pakai alat ini yah buat nge-blog dan Facebook-an).

AWALNYA, BlackBerry ingin dinamakan POCKET LINK sebuah nama yang fungsional tapi membosankan, kemudian juga HAMPIR dinamakan STRAWBERRY, karena mirip dengan buah strawberry, tapi terkesan terlalu jinak. Sehingga dinamakan BLACKBERRY, nmaa yang akrab tapi cerdas.

BlackBerry masuk ke pasar pertama kali dengan memfokuskan diri pada layanan e-mail gegas. Pada awalnya, perangkat BlackBerry hanya memiliki layar monokrom, tetapi sekarang semua modelnya sudah memiliki tampilan layar berwarna.

Saat ini, RIM juga menawarkan layanan email BlackBerry untuk perangkat-perangkat non-BlackBerry seperti Palm Treo dan Nokia E61, melalui peranti lunak BlackBerry Connect.
Mengapa banyak orang yang kepincut BlackBerry? Salah satunya adalah keunggulannya mengirim dan menerima surat elektronik: secepat mengirim dan menerima SMS.

BB pun menjadi gadget yang wajib dimilki oleh remaja-remaja yang inign diakui ke-eksist-annya. Setelah serial Gossip Girl secara fenomenal mempromosikan BB. Serial tentang kehiduppan anak-anak muda upper Class Manhattan, Ney York-USA itu melabeli Blackberry sebagai lambang status kelas atas.

Android Honeycomb Ternyata Tidak Sempurna




Tablet terbaru besutan Motorola, Xoom, diharapkan dapat menyuguhkan kompetisi yang ketat bagi si raja tablet, Apple iPad2. Apalagi Motorola Xoom merupakan tablet pertama yang dilengkapi dengan sistem operasi Android 3.0 Honeycomb. Namun, sangat disayangkan tablet tersebut tidak berhasil menyuguhkan pengalaman yang sesuai dengan ekspektasi para pengguna.

Dibalik desainnya yang indah, daya baterai yang tahan lama, serta spesifikasi hardware yang menawan, beberapa pengguna mengungkapkan keluhan mengenai berat tubuh Motorola Xoom. Belum lagi harga tinggi yang dipatok oleh Motorola untuk tablet kesayangannya ini. Namun, bukan itu saja yang membuat Xoom tidak berhasil menyaingi iPad2. Permasalahan utamanya berada pada sistem operasi yang digunakan.

Honeycomb merupakan sistem operasi Android yang didesain khusus untuk tablet. Perangkat yang pertama kali menggunakan sistem operasi tersebut adalah Motorola Xoom. Banyak ditemukan beberapa kelemahan dalam penggunaannya, seperti performa sistem operasi dan aplikasi di dalamnya yang tidak stabil. Hal ini berakibat buruk pada angka penjualan Motorola Xoom yang hanya berhasil mencapai angka 100 ribu unit sejak awal peluncurannya di bulan Februari lalu.

Kelemahan sistem operasi Android 3.0 membuahkan keputusan dari beberapa produsen untuk mengundur peluncuran tablet berbasis Honeycomb mereka. ASUS dikabarkan akan mengundur peluncuran tablet Eee Pad Transformer versi 16GB hingga akhir bulan ini dan versi 32GB akan menyusul di bulan berikutnya. HTC juga menunda peluncuran tablet Flyer.

Diharapkan dengan pengunduran tanggal peluncuran ini, tablet berbasis Honeycomb berikutnya akan menyuguhkan performa yang lebih sempurna. Namun, bisakah jajaran tablet berbasis Honeycomb mengalahkan iPad 2, seperti Android mengalahkan iOS di pasaran smartphone?