Pages

Tampilkan postingan dengan label konspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label konspirasi. Tampilkan semua postingan
Minggu, 12 Juni 2011

Biadab, Kedok Amerika Dibalik Tragedi Tsunami Aceh Terbongkar



Mungkin ini berita lama tapi saya tertarik untuk mengulasnya lagi mengingat banyaknya kerusuhan yang melanda negera2 islam di dunia. Misteri rahasia tsunami di Aceh.

Dulu Presiden Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), DR Eggi Sudjana SH Msi mensinyalir, bahwa bencana yang menimpa NAD dan sekitarnya bukanlah gempa dan gelombang tsunami yang sesungguhnya. Akan tetapi sebuah gelombang bom termonuklir yang sengaja diledakkan di bawah laut.

Pendapat Eggi tersebut dikemukakan kepada Wawasan, usai dialog menyoal seratus hari pemerintahan SBY, di kantor pengacara Taufik SH di Solo. "Melalui pendapat dan analisa yang dikemukakan pakar nuklir independen asal Australia Joe Vialls, saya sepakat, bahwa ada indikasi kuat Amerika dengan dua kapal perangnya satu diantaranya bernama USS Abraham Lincoln, berada di balik tragedi itu," katanya.

Menurut Eggi, sebelum terjadi bencana itu, Amerika telah mengeluarkan travel warning kepada warganya agar tidak berkunjung ke Indonesia. Sementara masuknya kapal induk asing, cukup mengundang pertanyaan, kenapa diperbolehkan oleh pemerintah kita. Dengan kata lain, Jakarta tahu benar akan keberadaan kapal asing di perairan kita.

"Ada temuan kejanggalan lagi, CNN selama ini memberitakan bahwa pusat gempa terjadi di dekat pulau We. Sementara yang terjadi sesungguhnya di dekat pulau Nias dengan kekuatan gempa hanya 5,4 skala richter. Namun yang terjadi adalah sebuah gelombang susulan dengan kekuatan yang lebih dahsyat. Ironisnya, perusahaan AS Exxon yang ada di sana, luput dari bencana itu. Sehingga ada dugaan keras, ada senjata pemusnah massal yang diarahkan ke sana," paparnya.

Usai kejadian itu, lanjut dia, tentara AS di kapal induk USS Abraham Lincoln yang jumlahnya 15.600 personil langsung diterjunkan. Sementara Kopassus dan Pasukan Reaksi Cepat (PRC), yang fungsinya sebagai penanggulangan bencana sama sekali tak diturunkan. Sementara India, Srilanka dan Thailand menolak kehadiran tentara asing itu. Televisi Al Jazeera pernah menyiarkan, bahwa bencana di Aceh bukanlah akibat gelombang tsunami. Akan tetapi sebuah bom helium yang bersifat halus namun mematikan.

"Kami menduga India memang sudah tahu akan adanya bencana itu. Karena negara itu justru punya pencatat gempa, yang bisa membedakan mana gempa sungguhan dan mana gempa buatan. Di India di Tamil Nadu, merupakan pusat nuklir. Sehingga sudah terdeteksi dulu."

Menurut Eggi, Joe Vialls tahu benar senjata termonuklir yang diledakkan di bawah laut akan menimbulkan gelombang dahsyat. Sementara jika tsunami, ketinggian gelombang maksimal, tidak akan mencapai seperti yang terjadi di Aceh. "Sejarah juga mencatat, selamanya tsunami tidak berdampak membakar korbannya, karena air. Namun sempat ditemukan tiga orang anak nelayan Aceh yang terbakar dengan tubuh penuh oli."

Disinggung rencana besar apa di balik itu, Eggi mengatakan, AS ingin menjadikan pangkalan militernya di Aceh. Hal itu dikuatkan dengan ditolaknya percepatan militer itu untuk segera mengakhiri bantuannya di sana. Aceh juga akan dijadikan jaringan pasar bebas perdagangan AS. "Dalam kontek ini, SBY lemah, intelijen kita juga lemah. Apalagi TNI," jelasnya.

Nah gimana menurut teman2 apa tsunami aceh itu mutlak bencana alam atau memang ada Negara adikuasa yang merancang semuannya.

Seperti keadaan sekarang, beberapa negara Islam di timur tengah bisa mendadak kacau secara bersamaan. apakah mungkin rakyat ingin demokrasi ataukah ada Negara adi kuasa yang mengatur semuanya.

Tragedi Yang Menggegerkan Di Tahun 80-an Di Indonesia


1. Petrus (penembakan misterius)

Dua butir peluru segera bersarang di tubuhnya. Satu di dada dan satu di kepala. Tubuhnya lalu tumbang dan dibiarkan tergeletak di pinggir jalan. Esok hari, bisik-bisik beredar di masyarakat. Dia adalah Robert preman yang selama ini ditakuti, sampah masyarakat, bromocorah! Mungkin nasib Bathi Mulyono masih lebih baik. Begitu mendengar dirinya ikut menjadi target, dia segera melarikan diri hingga ke sejumlah negara luar negeri seperti Malaysia dan Brunei Darussalam. Meninggalkan istri dan anaknya yang baru lahir. Namun, Bathi dan anaknya yang kini berusia 25 tahun, Lita, telah bertemu kembali.

Tahun 1980-an. Ketika itu, ratusan residivis, khususnya di Jakarta dan Jawa Tengah, mati ditembak. Pelakunya tak jelas dan tak pernah tertangkap, karena itu muncul istilah "petrus", penembak misterius. Tahun 1983 saja tercatat 532 orang tewas, 367 orang di antaranya tewas akibat luka tembakan. Tahun 1984 ada 107 orang tewas, di antaranya 15 orang tewas ditembak. Tahun 1985 tercatat 74 orang tewas, 28 di antaranya tewas ditembak. Para korban Petrus sendiri saat ditemukan masyarakat dalam kondisi tangan dan lehernya terikat. Kebanyakan korban juga dimasukkan ke dalam karung yang ditinggal di pinggir jalan, di depan rumah, dibuang ke sungai, laut, hutan dan kebun. Pola pengambilan para korban kebanyakan diculik oleh orang tak dikenal dan dijemput aparat keamanan.

Kala itu, para pria bertato disergap ketakutan karena muncul desas-desus,petrus mengincar lelaki bertato. Peristiwa penculikan dan penembakan terhadap mereka yang diduga sebagai gali, preman, atau residivis itu, belakangan, diakui Presiden Soeharto, sebagai inisiatif dan atas perintahnya. "Ini sebagai shock therapy," kata Soeharto dalam biografinya, Soeharto: Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya.

Mayat-mayat itu ketika masih hidup dianggap sebagai penjahat, preman, bromocorah, para gali, dan kaum kecu yang dalam sejarah memang selalu dipinggirkan, walau secara taktis juga sering dimanfaatkan. Pada saat penembak misterius merajalela, para cendekiawan, politisi, dan pakar hukum angkat bicara. Intinya, mereka menuding bahwa hukuman tanpa pengadilan adalah kesalahan serius. Meski begitu, menurut Soeharto, "Dia tidak mengerti masalah yang sebenarnya." Mungkin tidak terlalu keliru untuk menafsir bahwa yang dimaksud Soeharto sebagai orang yang mengerti masalah sebenarnya adalah dirinya sendiri.

Sayang, petrus hanya berlaku untuk preman kelas teri, mereka yang merampok karena lapar. Sayang, petrus tidak berlaku untuk preman berdasi, mereka yang mencuri karena mereka rakus.

2. Sengkon dan Karta, Sebuah Ironi Keadilan

Lima tahun bukan waktu yang teramat pendek. Apalagi untuk dihabiskan di dalam sebuah ruangan beku bernama penjara. Apalagi untuk sebuah perbuatan yang tidak pernah dilakukannya. Tapi Sengkon dan Karta mengalaminya. Kepada siapakah mereka harus mengadu, jika sebuah lembaga bernama pemerintah tidak bisa lagi dipercaya? Sebab keadilan tidak pernah berpihak kepada Sengkon, juga Karta, juga mereka yang lain, yang bernama rakyat kecil. Alkisah sebuah perampokan dan pembunuhan menimpa pasangan suami istri Sulaiman-Siti Haya di Desa Bojongsari, Bekasi. Tahun 1974. Beberapa saat kemudian polisi menciduk Sengkon dan Karta, dan menetapkan keduanya sebagai tersangka.

Keduanya dituduh merampok dan membunuh pasangan Sulaiman-Siti Haya. Tak merasa bersalah, Sengkon dan Karta semula menolak menandatangani berita acara pemeriksaan. Tapi lantaran tak tahan menerima siksaan polisi, keduanya lalu menyerah. Hakim Djurnetty Soetrisno lebih mempercayai cerita polisi ketimbang bantahan kedua terdakwa. Maka pada Oktober 1977, Sengkon divonis 12 tahun penjara, dan Karta 7 tahun. Putusan itu dikuatkan Pengadilan Tinggi Jawa Barat.

Dalam dinginnya tembok penjara itulah mereka bertemu seorang penghuni penjara bernama Genul, keponakan Sengkon, yang lebih dulu dibui lantaran kasus pencurian. Di sinilah Genul membuka rahasia: dialah sebenarnya pembunuh Sulaiman dan Siti!. Akhirnya, pada Oktober 1980, Gunel dijatuhi hukuman 12 tahun penjara.

Meski begitu, hal tersebut tak lantas membuat mereka bisa bebas. Sebab sebelumnya mereka tak mengajukan banding, sehingga vonis dinyatakan telah berkekuatan hukum tetap. Untung ada Albert Hasibuan, pengacara dan anggota dewan yang gigih memperjuangkan nasib mereka. Akhirnya, pada Januari 1981, Ketua Mahkamah Agung (MA) Oemar Seno Adji memerintahkan agar keduanya dibebaskan lewat jalur peninjauan kembali.

Berada di luar penjara tidak membuat nasib mereka membaik. Karta harus menemui kenyataan pahit: keluarganya kocar-kacir entah ke mana. Dan rumah dan tanah mereka yang seluas 6.000 meter persegi di Desa Cakung Payangan, Bekasi, telah amblas untuk membiayai perkara mereka.

Sementara Sengkon harus dirawat di rumah sakit karena tuberkulosisnya makin parah, sedangkan tanahnya yang selama ini ia andalkan untuk menghidupi keluarga juga sudah ludes dijual. Tanah itu dijual istrinya untuk menghidupi anak-anaknya dan membiayai dirinya saat diproses di polisi dan pengadilan. Walau hanya menanggung beban seorang istri dan tiga anak, Sengkon tidak mungkin meneruskan pekerjaannya sebagai petani, karena sakit TBC terus merongrong dan terlalu banyak bekas luka di badan akibat siksaan yang dideranya.

Sementara itu Sengkon dan Karta juga mengajukan tuntutan ganti rugi Rp 100 juta kepada lembaga peradilan yang salah memvonisnya. Namun Mahkamah Agung menolak tuntutan tersebut dengan alasan Sengkon dan Karta tidak pernah mengajukan permohonan kasasi atas putusan Pengadilan Negeri Bekasi pada 1977. 'Saya hanya tinggal berdoa agar cepat mati, karena tidak ada biaya untuk hidup lagi' kata Sengkon.

Lalu Tuhan berkuasa atas kehendaknya. Karta tewas dalam sebuah kecelakaan, sedangkan Sengkon meninggal kemudian akibat sakit parahnya. Di sanalah mereka dapat mengadu tentang nasibnya, hanya kepada Tuhan (berbagai sumber)

3. Arie Hanggara

Ada yang bilang ibu kota lebih kejam daripada ibu tiri. Tapi ibu tiri yang satu ini jauh lebih kejam. Arie Hanggara, bocah 7 tahun ini tewas dianiaya orang tuanya sendiri. Peristiwa pada akhir November 1984 itu tiba-tiba menyentakkan perhatian publik. Media massa menuliskannya panjang-lebar. Sidang pengadilannya membeludak. Orang ingin tahu seperti apa sosok kedua orang tua Ari: Machtino bin Eddiwan dan Santi binti Cece. Bahkan rekonstruksi yang harus dilakukan suami-istri itu nyaris gagal karena massa melampiaskan kemarahan kepada kedua pesakitan. Arie tiba-tiba menjadi simbol dari anak-anak yang tertindas. Bahkan sampai-sampai tim pengacara orang tua Arie mendapat teror dari orang-orang yang tidak dikenal. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nugroho Notosusanto sempat membuatkan patung Arie–meski akhirnya dibatalkan–sebagai peringatan agar kasus serupa tak terulang di masa mendatang.

Akibat himpitan beban ekonomi yang dialami oleh kedua orang tuanya, ayahnya seorang pengangguran, dengan tiga orang anak, membuatnya gelap mata. Akibatnya dia menjadi ringan tangan. Ketika suatu hari dituduh mencuri uang maka Arie Hanggara dipukul dan disiksa hingga menemui ajal di tangan orang yang seharusnya melindunginya.

Kisah bocah malang tersebut pernah diangkat ke layar lebar oleh sutradara Frank Rorimpandey, dan dibintangi oleh Deddy Mizwar, Joice Erna.
Kamis, 09 Juni 2011

20 Mitos Sejarah Terbesar


Dikatakan bahwa siapapun yang tidak tahu sejarah dilarang untuk mengulanginya – dan selama banyak kesalahan sejarah yang Anda dengar, banyak sejarah adalah sesuatu yang tak ingin Anda ulangi. Tetapi, banyak “fakta” sejarah yang terkenal adalah mitos, tanpa dasar apapun. Berikut adalah 20 contoh yang paling umum, yang telah menyesatkan dan membodohi orang-orang selama bertahun-tahun, dasawarsa, atau berabad-abad.
Bila lebih banyak orang yang tahu faktanya, sejumlah pencetak sejarah besar akan dikenal (Anda kenal Ub Iwerks?), beberapa orang terkenal akan berhenti mengambil keuntungan, dan kita bisa berhenti menyalahkan apel untuk segalanya! Mari mulai dengan kesalahpahaman berikut…

20. Hawa memakan apel yang buruk
Satu apel sehari bisa mengusir dokter, tetapi mereka masih mempunyai pengartian salah mengenai “buah terlarang” yang dimakan Hawa di surga, yang menjadikan hidup semakin sulit bagi kita (ketika Adam & Hawa diusir dari surga). Kenyataannya, tidak ada di manapun disebutkan buah apel dalam cerita Injil mengenai Adam dan Hawa. Hanya disebut “buah pohon yang ada di tengah-tengah taman” (Genesis 3:3). OK, bisa saja sebuah apel, tapi bisa saja aprikot, mangga, atau lainnya. Di dalam Qur’an disebutkan bahwa buah tersebut ialah buah khuldi.

19. Newton tertimpa sebuah apel
Apel terus menuai kecaman buruk dengan cerita terkenal bahwa ilmuwan Sir Isaac Newton duduk di bawah pohon, memikirkan masalahnya, ketika sebuah apel jatuh di kepalanya. Memberinya inspirasi untuk hukum gravitasi, atau apel yang malang ini takkan pernah dimaafkan! Tapi ketika apel jatuh ini adalah cerita yang bagus, sebenarnya tak pernah terjadi. Cerita ini pertama diterbitkan dalam sebuah esai karya Voltaire, jauh setelah kematian Newton. Sebelumnya, keponakan Newton, Catherine Conduitt, adalah satu-satunya orang yang pernah bercerita tentang itu. Hal ini sebenarnya adalah penemuan.
Kiri ke kanan: Walt Disney, Mickey Mouse dan Ub Iwerks

18. Walt Disney menggambar Mickey Mouse
Salah satu karakter fiksi paling terkenal di dunia, Mickey Mouse, dikenal sebagai karya Walt Disney. Tetapi, Mickey adalah visi animator nomor satu Disney, Ub Iwerks. Disney, tidak pernah menjadi seorang seniman besar, yang selalu bermasalah dalam menggambar karakter yang menjadikan dirinya terkenal. Baginya, Iwerks dikenal sebagai animator tercepat dalam perusahaannya. Ia menggambar film pendek Mickey pertama dengan satu tangan, Plane Crazy (1928), dalam dua minggu. (sekitar 700 gambar setiap hari) Tetapi memberikan sejumlah peran pada Disney – ketika film dirilis tahun itu, Disney menjadi suara latar Mickey.

17. Marie Antoinette berkata “Biarkan mereka makan kue”
Tahun 1766, Jean Jacques Rousseau menulis sebuah insiden 25 tahun sebelumnya, dimana “seorang permaisuri besar” (nama tak diketahui) diberitahu bahwa rakyatnya tidak memiliki roti. “Dan biarkan mereka makan kue,” ia menanggapi. Ketika Rousseau menulis ini, Marie Antoinette adalah seorang putri berusia 11 tahun di Austria. Revolusi Perancis baru dimulai 23 tahun kemudian. Mitos bahwa ia mengatakan kata-kata terkenal ini mungkin disebarkan oleh para propagandis revolusi, untuk menggambarkan tanggapan dinginnya terhadap penderitaan rakyat Perancis.
Di poin selanjutnya dalam daftar ini, kita akan mengungkap kisah panjang Napoleon, dan menguak bagaimana para penyihir TIDAK mati, sebagaimana yang telah Anda dengar…

16. The Great Train Robbery adalah film fitur pertama
Ketika dirilis pada 1903, “The Great Train Robbery” mengawali beberapa teknik, termasuk cut lompat, close-up sedang dan alur cerita yang kompleks. Tetapi film fitur pertama? Film ini hanya sepuluh menit! Bahkan film pendek pun lebih panjang dari ini. Film fitur pertama adalah film 100 menit dari Australia, “The Story of the Kelly Gang”, dirilis tiga tahun kemudian. Bahkan bila Anda berpikir film fitur sebagai “fitur” sebuah program sinema, maka gelarnya diberikan pada sejumlah film Perancis yang dibuat pada 1890-an.

15. Van Gogh memotong telinganya
Van Gogh dikenal sebagai seniman yang kelaparan, hanya menjual satu lukisan seumur hidupnya, dan – dalam pertengkaran dengan Gauguin – memotong telinganya, tidak lama sebelum bunuh diri. Meskipun ia menghadapi akhir yang tragis, dan lukisannya sedikit terjual, tidak sia-sia ia menghabiskan hidupnya mengajar seni. Ia hanya menghabiskan delapan tahun dalam hidupnya untuk melukis, yang membantu menjelaskan mengapa ia tidak mati kelaparan. Juga, ia tidak memotong seluruh telinganya, hanya sebagian kuping kiri. Menyakitkan, tapi tak seburuk yang Anda kira.

14. Penyihir dibakar di Salem
Pengadilan penyihir Salem (Massachusetts) tahun 1692 memimpin pada penahanan 150 orang, 31 diantaranya diadili dan 20 dieksekusi. Meskipun pengadilan ini terjadi tanpa penyelidikan, banyak kesalahpahaman terhadap mereka. Sebagai awalnya, 31 “penyihir” terkutuk tidaklah semuanya wanita. Enam diantaranya pria. Juga, mereka tidak dibakar. Sebagaimana yang diketahui para pemburu penyihir, seorang penyihir takkan pernah dihukum mati dengan metode ini. Hukum gantung adalah metode umum- meskipun satu orang dihukum mati dengan melempar batu besar.

Napoleon Bonaparte
13. Napoleon hanyalah seorang kopral kecil
Sebagian orang percaya bahwa ambisi besar Napoleon dikarenakan postur tubuhnya yang kecil. Bukan seperti itu. Aslinya, Napoleon disebut Le Petit Corporal (”Sang Kopral Kecil”), tapi ia memiliki tinggi 1.7 meter – lebih tinggi daripada rata-rat orang Perancis abad ke-18. Jadi mengapa diberi gelar ini? Dalam awal karir militernya, para tentara menggunakannya untuk mengejek pangkatnya yang rendah. Nama ini melekat terus, bahkan sampai ia menjadi pemimpin Perancis.

12. Raja John menandatangani Magna Carta
Magna Carta (Perjanjian Besar) dikenal sebagai titik penting dalam sejarah, membatasi kekuasaan Raja Inggris dan menebarkan benih-benih demokrasi. Lukisan-lukisan memperlihatkan Raja John menandatangani Magna Carta di sebuah padang rumput di Runnymede pada tahun 1215. Cukup adil, kecuali untuk satu hal. Selain penjahat, John juga buta huruf. Bila Anda melihat satu dari empat Magna Carta yang ada, ia hanya memberikan lambang kerajaan. Tak ada tanda tangan.

11. Walter Raleigh memperkenalkan kentang dan tembakau ke Inggris
Sir Walter Raleigh – penjelajah, kurir, prajurit – adalah salah seorang figur mitos terbesar yang disebutkan berasal dari Inggris. Sebenarnya setiap alasan atas ketenarannya tidak benar. Apakah ia tampan? Menurut kesaksian tertulis, ia bukanlah lukisan minyak – meskipun katanya ia membuat terkesan Ratu Elizabeth I, dan memegang reputasi sebagai pria idaman. Apakah ia meletakkan jaket di atas genangan air sehingga Ratu dapat berjalan melaluinya? Tidak, sama sekali bohong. Paling penting, ia tidak kembali dari kunjungannya ke Dunia Baru (Amerika) sambil membawa kentang dan tembakau pertama Inggris. Meskipun Raleigh dikatakan memperkenalkan kentang pada 1586, malah sebenarnya tumbuh pertama kali di Italia pada 1585, dan menyebar cepat ke seluruh Eropa (bahkan melintasi Selat Inggris). Juga, meskipun orang-orang dari seluruh Eropa menyalahkan Sir Walter karena kecanduan rokok mereka, Jean Nicot (asal usul nama ‘nikotin’) memperkenalkan tembakau ke Perancis tahun 1560. Tembakau menyebar ke Inggris dari Perancis, bukan Dunia Baru.

10. Magellan mengelilingi dunia
Semua orang tahu dua hal mengenai penjelajah Portugal, Ferdinand Magellan. Satu, ialah orang pertama yang mengelilingi dunia; dan dua, pada perjalanan berseajrahnya, ia dibunuh oleh warga asli Filipina. Tentunya, dua hal ini saling bertabrakan. Magellan hanya berhasil setengah jalan keliling dunia, memberikan sisa perjalanan pada asistennya, Juan Sebastian Elcano, untuk menyelesaikan pelayaran ini.

9. Nero bermain biola ketika Roma terbakar
Kita semua tahu kisah tentang Kaisar Nero yang marah yang memulai Kebakaran Besar Roma tahun 64 M, kemudian, kemudian bermain biola ketika kota terbakar. Tetapi, hal ini sangatlah tidak mungkin. Untuk satu hal, biola baru ditemukan 1.600 tahun kemudian. Baiklah, sejumlah versi cerita ini menyebutkan ia bermain seruling atau lyre – tapi kemudian, para cendekiawan memindahkan kaisar ke villanya di Antium, 30 mil jauhnya, ketika kebakaran dimulai. Meskipun ia tak bersalah dalam bencana ini, tetapi, banyak bukti bahwa ia kejam dan bejat.

Gambar satelit Australia
 
8. Kapten Cook menemukan Australia
Banyak orang Australia setuju bahwa bukan dia yang melakukannya – kecuali alasan yang salah. Mereka akan menunjukkan bahwa, bertahun-tahun sebelum Cook tiba di Sydney tahun 1770, Australia telah dikunjungi oleh penjelajah Belanda, Abel Tasman dan Dirk Hartog, dan seorang bajak laut, William Dampier. Tentunya, sudah ditemukan 50.000 tahun yang lalu oleh penduduk asli Australia.

Supaya adil bagi Cook, ia memang menemukan bagian baru dari daratan ini – dan lebih penting lagi, kali ini mengikutsertakan para penetap berkulit putih pertama (kesempatan yang tidak dilakukan Tasman, Hartog dan Dampier). Mari katakan Cook menemukan Australia! Baik, tapi Cook sebenarnya seorang Letnan ketika berlayar ke Daratan Selatan. Pangkat “kapten” bisa saja, tapi sangat salah – dan – dan karena ia sering dipanggil “Kapten Cook” maka bisa saja ini bagian dari namanya, inilah yang perlu diperbaiki.

7. Shakespeare menulis cerita Hamlet
William Shakespeare dikenal umum sebagai penulis drama terhebat yang pernah hidup, bahkan meskipun sebagian dramanya bukan asli, tapi sebenarnya adaptasi dari cerita sebelumnya. “The Tragedy of Hamlet, Prince of Denmark” (1603), bisa jadi dramanya yang paling terkenal, didasarkan pada cerita rakyat Skandinavia. Meskipun bukan versi asli cerita ini, kita bisa menganggapnya sebagai yang terbaik.

6. Amerika Serikat merdeka pada 4 Juli 1776
Tahan kembang apinya! Sebagaimana yang diketahui anak-anak sekolah Amerika (dan banyak non-Amerika) , bapak pendiri Amerika menandatangani Deklarasi Kemerdekaan pada 4 Juli 1776. Tetapi, perang berkobar kembali selama tujuh tahun berikutnya sebelum kemerdekaan dari Inggris diberikan penuh pada 3 September 1783. Pada hari itu, George III dari Inggris dan para pemimpin AS menandatangani Perjanjian Damai. (menurut saya hal ini mirip dengan perang kemerdekaan Indonesia melawan Belanda setelah 1945, tetapi pada 1945 sudah banyak negara yang mengakui Indonesia)

5. Edison menemukan lampu listrik
Thomas Edison dikenal sebagai penemu terhebat di dunia. Rekornya – 1.093 paten – masih mengejutkan kita lebih dari seabad kemudian. Hebatnya, kecuali untuk satu hal: ia tak pernah menemukan sebagian dari mereka. Kebanyakan penemuan Edison adalah hasil dari teknisinya yang tak pernah terkenal – dan penemuannya yang paling terkenal, lampu listrik, bahkan bukan hasil dari laboratoriumnya. Empat puluh tahun sebelum Edison lahir, ilmuwan Inggris Sir Humphry Davy menemukan penerangan (menggunakan filamen karbon). Selama bertahun-tahun, sejumlah inovator memperbarui model karya Davy. Masalahnya tak satupun yang dapat menyala lebih dari 12 jam sebelum filamennya pecah. Pencapaian lab Edison adalah menemukan filamen yang tepat yang dapat menyala selama berhari-hari. Pencapaian yang besar, tapi bukan yang pertama.
4. Columbus membuktikan bahwa Bumi bulat
Adalah penulis Amerika Serikat Washington Irving, sekitar 500 tahun setelah Columbus berlayar ke Amerika, yang menyebutkan penjelajah Italia ini sebagai yang pertama membuktikan bahwa Bumi bulat, menentang kepercayaan Bumi datar pada waktu itu. Faktanya, sebagian besar warga Eropa yang berpendidikan pada masa Columbus tahu bahwa Bumi bulat. Sejak abad ke-4 SM, tidak satupun yang percaya bahwa Bumi datar. Bila bukan ini masalahnya, Columbus takkan pernah berlayar untuk membuktikan Bumi bulat… sebenarnya karena ia sendiri tidak percaya itu! Columbus mengira Bumi berbentuk buah pir. Ia berlayar untuk membuktikan lainnya: bahwa Asia lebih dekat daripada yang dikira orang-orang. Bahkan mengenai ini, ia salah. Sekalian memperbaiki catatannya, perlu diketahui bahwa ia tak pernah mendarat di daratan Amerika. Daratan yang telah ia jejaki adalah Kepulauan Bahama. Memang berbentuk buah pir!

3. Gandhi membebaskan India
Bagi bangsa Barat, Mahatma Gandhi adalah pemimpin gerakan kemerdekaan India. Ia berhak menggunakan ideologi kuno Ahimsa (tanpa kekerasan). Tetapi, sebagian sejarawan setuju bahwa kemerdekaan India sudah pasti terjadi. Gandhi hanyalah salah seorang pemimpin kemerdekaan. Kongres Nasional India didirikan pada 1885, ketika ia hanya berusia 16 tahun. Ketidakpedulian sipil Gandhi hanyalah bagian kecil dalam gerakan ini, dan sejumlah sejarawan bahkan mengatakan bahwa India bisa memperoleh kemerdekaan lebih awal bila mereka lebih fokus pada metode memaksa yang diterapkan 50 tahun sebelumnya, dan masih didukung oleh pemimpin kemerdekaan lainnya, seperti pesaing Gandhi, Netaji Chandra Bose (yang juga dihormati di India).

2. Yesus lahir tanggal 25 Desember
Natal ditujukan untuk merayakan kelahiran Yesus, tapi belum ada bukti, dalam Injil atau lainnya, bahwa Ia lahir di hari itu. Tak satupun yang mengatakan bahwa Ia lahir di sebuah palungan, atau bahwa ada tiga pria bijak (meskipun beberapa orang mengatakan tiga hadiah). Juga ada pandangan berbeda mengenai mengapa 25 Desember dipilih sebagai Hari Natal, tapi salah satu hal yang menarik adalah bahwa hari itu juga dirayakan oleh para pengikut Mithras, dewa teratas dalam kepercayaan Yunani yang berkembang di Mediterania Timur sekitar 100 SM. Para pengikut kepercayaan ini percaya bahwa Mithras lahir dari seorang perawan pada 25 Desember, dan kelahirannya disaksikan oleh para penggembala…

Yang membawa kita pada mitos sejarah nomor satu – sesuatu yang telah merasuki otak hampir semua anak-anak sekolah di Amerika Serikat…
1. George Washington adalah Presiden Amerika Serikat pertama
Semua orang “tahu” bahwa Washington adalah presiden pertama (sejauh ini) dari 43 Presiden AS. Tetapi , bukan ini yang sebenarnya. Pada Revolusi Amerika Serikat, Kongres Kontinental (atau ‘Kongres Gabungan Amerika Serikat’) memilih Peyton Randolph sebagai Presiden pertama. Dibawah Randolph, salah satu tindakan pertamanya adalah membentuk Tentara Kontinental (sebagai pertahanan melawan Britania Raya), menunjuk Jenderal Washington sebagai komandannya. Randolph digantikan pada 1781 oleh John Hancock, yang memimpin kemerdekaan dari Britania Raya (lihat mitos #6). Setelah Washington mengalahkan Britania dalam Pertempuran Yorktown, Hancock mengirimkannya surat ucapan selamat. Balasan dari Washington dikirimkan kepada “The President of the United States”. Delapan tahun kemudian, sebagai pahlawan perang, Washington sendiri menjadi Presiden yang terpilih langsung pertama di Amerika – tapi sebagai, Presiden ke-TUJUH BELAS! (menurut saya, Washington adalah presiden ke-17 bila sejarah juga mencatat para Presiden Kongres Kontinental)
Selasa, 24 Mei 2011

Papua = sasaran AMERIKA berikutnya!! (fakta)


Kasus di Libya hampir sama dengan kasus Timor Timur, dengan alasan HAM, Demokrasi dan PBB akhirnya Timor Timur Lepas dari Indonesia. Dibawah tekanan Australia, Amerika dan PBB atas nama HAM dan Demokrasi, akhirnya pemerintah BJ Habibie saat itu tidak sanggup lagi menghadapi tekanan politik yang bertubi-tubi dari para penjajah Kapitalis yang mengincar Minyak di celah Timor.
begitu juga dengan libya, dengan alasan HAM AS dan sekutunya menyerang pemerintahan Khadafi padahal ujung2nya ingin menguasai minyak di libya.

Menurut pengamat militer ibu Connie Rahakundini Bakrie skenario AS menyerang libya dan timur tengah sudah di rancang dari awal. karena semua negara tersebut terdapat sumber minyak bumi yang besar. Bahkan Ibu connie menambahi kalau sasaran AS selanjutnya adalah papua. 

wow..benar-benar mengagetkan..!!!!


Pernyataan ibu connie pada siaran tv one sabtu 26/3 2011 bukannya tanpa dasar. Kabar Papua menjadi target AS berikutnya sudah beredar di kalangan intelejen.

Sebuah sumber di lingkungan Departemen Luar Negeri mengungkap adanya usaha intensif dari beberapa anggota kongres dari Partai Demokrat Amerika kepada Organisasi Papua Merdeka (OPM) untuk membantu proses ke arah kemerdekaan Papua secara bertahap. 

Karena dengan tampilnya Presiden Barrack Obama di tahta kepresidenan Gedung Putih, praktis politik luar negeri Amerika amat diwarnai oleh haluan Partai Demokrat yang memang sangat mengedepankan soal hak-hak asasi manusia. Karena itu tidak heran jika Obama dan beberapa politisi Demokrat yang punya agenda memerdekakan Papua lepas dari Indonesia, sepertinya memang akan diberi angin.

Beberapa fakta lapangan mendukung informasi sumber kami di Departemen Luar Negeri tersebut. Betapa tidak. Dalam dua bulan terakhir ini, US House of Representatives, telah mengagendakan agar DPR Amerika tersebut mengeluarkan rancangan FOREIGN RELATION AUTHORIZATION ACT (FRAA) yang secara spesifik memuat referensi khusus mengenai Papua.



Kalau RUU ini lolos, berarti ada beberapa elemen strategis di Washington yang memang berencana mendukung sebuah opsi untuk memerdekakan Papua secara bertahap. Dan ini berarti, sarana dan perangkat yang akan dimainkan Amerika dalam menggolkan opsi ini adalah, melalui operasi intelijen yang bersifat tertutup dan memanfaatkan jaringan bawah tanah yang sudah dibina CIA maupun intelijen Departemen Luar Negeri Amerika.

Karena itu, Departemen Luar Negeri RI haruslah siap dari sekarang untuk mengantisipasi skenario baru Amerika dalam menciptakan aksi destabilisasi di Papua. Berarti, Departemen Luar Negeri harus mulai menyadari bahwa Amerika tidak akan lagi sekadar menyerukan berbagai elemen di TNI maupun kepolisian untuk menghentikan adanya pelanggaran-pelanggaran HAM oleh aparat keamanan.

campur tangan Amerika dengan skenarionya berusaha agar Papua lepas dari NKRI. Amerika tentu punya alasan agar Papua lepas dari Indonesia, Papua adalah mutiara hitam dari timur, sebuah tanah yang kaya raya, dengan kekayaan alam yang luar biasa banyaknya serta kandungan emas di bukit Freeport yang melimpah membuat para Kapitalis penajajah serakah ngiler dibuatnya.

Padahal kalau kita tahu pembagian royalty freeport indonesia hanya mendapat 1 %, sedangkan asing mendapat 99%.

sungguh lucu yah..
masa tukang cangkul hasilnya jauh lebih banyak dari yang punya tanah.

Alasan utama yang menjadi isu pemisahan Papua dari NKRI adalah Kemiskinan, pemerintah Indonesia yang tidak mampu mengentaskan kemiskinan di Papua menyebabkan isu-isu sparatis berkembang.

Kemiskinan Papua adalah salah satu akibat dari sistem Kapitalisme yang diterpakan di Indonesia, emas Papua yang seharusnya mampu memakmurkan rakyat Papua justru dirampok oleh Freeport dan perusahaan asing milik Kapitalis Penjajah.
Isu-isu HAM dan Demokrasilah yang sedang dikembangkan oleh Amerika Serikat agar Papua bisa lepas dari NKRI, dengan isu ini diharpakan akan terjadi referendum bagi tanah Papua. Yang selanjutnya mengantarkan Papua ke arah pemisahan diri dari NKRI.


Karena itu Saya himbau kepada warga indonesia
lupakanlah masalah perbedaan suku, agama, ras..
mari kita bersatu. waspadai bersama gerakan ormas yang menjurus pada anarkis. waspadai ormas yang berdalih ingin memperjuangkan papua.
Berhati-hatilah karena intelejen asing sudah ada di sekitar kita.
Mari kita sama - sama jaga kedaulatan RI supaya tidak sampai terpecah belah.

Berita ini bukan sekedar omong kosong. Anda bisa bookmark postingan ini kemudian tunggu beberapa waktu nanti. jika pemerintah kita lemah, maka papua akan memisahkan diri dari kedaulatan RI.