Pages

Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Rabu, 09 Januari 2013

Orang Indonesia yang Masuk Guinness Book of Record


type='html'>
1. Dominic Brian
bocah 12 tahun asal Kuta, Bali mencatatkan namanya dalam buku rekor dunia Guinness World Records setelah berhasil menunjukkan kemampuannya mengingat 76 deret angka hanya dalam 60 menit.

Anak dari Gidion Hindartho itu masuk dalam buku catatan rekor dunia yang diterbitkan perusahaan bir hitam Guinness, setelah menunjukkan kemampuannya pada acara pemecahan recor yang dilaksanakan di taman satwa Bali Zoo Park di Gianyar, Bali, 15 Agustus 2009.

Perwakilan Guinness World Records Asia, Alex Iskandar Liew, memuji kemampuan yang ditunjukkan Brian. Selain itu, ia juga menilai hal itu sebagai rekor unik, mengingat umur yang bersangkutan masih tergolong anak-anak menuju remaja.

Meski begitu, rekor dunia yang dipecahkan Dominic Brian diperkirakan akan banyak mengundang munculnya penantang baru yang akan berusaha mengungguli rekor tersebut. “Keunikannya karena pemecah rekor itu masih sangat muda, 12 tahun. Usaha untuk mampu mengingat seratus angka bukanlah hal yang gampang,” ujar Alex Iskandar Liew

Menurutnya, kemampuan Brian sangat luar biasa, sebab dalam waktu yang sangat singkat mampu mengingat sampai 76 deret angka. Kemampuan seperti itu jarang dimiliki oleh anak-anak seusianya, dan jika ada yang ingin menyamai atau bahkan mengungguli, memerlukan waktu belajar yang cukup lama.

Gidion Hindartho mengatakan bahwa meski anaknya mampu mencatatkan rekor dunia, namun dirinya tidak terlalu memberikan target pada Brian, kecuali hanya akan mengarahkan untuk mencapai cita-citanya. Dia mengaku selama ini hanya melatih daya ingat Brian melalui suatu metode latihan kemampuan daya ingat, yang sebenarnya dapat dilakukan oleh semua orang.

“Ini merupakan pelatihan memori kekuatan otak atau biasa disebut `power brain`. Semua orang sebenarnya bisa memaksimalkan daya ingat seperti yang dilakukan Brain. Anak-anak usia kelas tiga atau kelas empat sekolah dasar sebenarnya dapat dengan mudah mengingat seratus angka jika dilatih dengan metode yang tepat,” ujarnya.

Gidion menyatakan bangga karena Brian berkesempatan mengharumkan nama Indonesia khususnya Bali ke dunia internasional. Hal ini diharapkan semakin mengangkat citra Pulau Dewata di mata dunia internasional.

Sementara itu, Dominic Brian mengaku hanya perlu waktu dua bulan untuk berlatih mengingat deret angka dalam waktu cepat, walaupun dalam satu hari hanya berlatih tiga kali. Dia menyatakan akan terus berlatih mengingat deret angka, guna dapat terus mencoba memperbaiki rekor yang dibuatnya, selain bersiap menghadapi para penantang yang diperkirakan segera bermunculan.

“Saya akan terus berusaha memperbaiki rekor ini, dengan target mengingat 104 deret angka. Saat latihan paling tinggi pernah mencapai angkat tersebut. Awalnya memang susah, tetapi kalau dilakukan secara tekun akan menjadi terbiasa,” katanya.

Brian juga berhasil memecahkan rekor pada Museum Rekor Indonesia (Muri), yaitu mengingat 52 kartu selama 100 detik dan mengingat 100 angka dalam waktu 12 menit pada 16 Agustus 2009.
 
 
2. Kunto Hartono
Nama di Guinness Book of World Records 1/1/2004
Lunas sudah upaya Kunto Hartono mengukir namanya dalam Guinness Book of World Records, setelah Kamis (1/1) siang berhasil menabuh drum 72 jam secara non stop. Bukan itu saja, atas prestasi itu, ia juga mendapat penghargaan dari MURI (Museum Rekor Indonesia) dan beasiswa kuliah di Universitas Trisakti, Jakarta sampai meraih gelar sarjana.

Kunto yang lahir di Banyuwangi ini memulai perjuangannya di Gelanggang Remaja Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Senin (29/12) pukul 09.15 WIB dan berakhir Kamis (1/1) pukul 11.15 WIB. Rekor 72 jam yang di pegang Kunto otomatis telah memecahkan rekor dunia 60 jam yang telah ditoreh oleh Alvaro Lopez dari Amerika Latin, Mei 2003 silam.

Dan Kunto yang seari-harinya berprofesi sebagai tukang vermak jeans ini telah menjadi orang kedua dari Indonesia yang namanya masuk di Guinness Book of World Records, setelah pebulutangkis Rudy Hartono menjuarai All England delapan kali berturut-turut.
Pada acara yang bertajuk LA Light Spectacular Drumming Marathon World Record ini, Kunto berhasil mengiringi beberapa band diantaranya: The Fly, Shaggydog, Sheila on 7, Jikustik, The Groove, serta Wayang. Dan pada menit-menit terakhir menjelang 72 jam, Menteri Negara Kebudayaan dan Pariwisata I Gde Ardhika dan Rektor Universitas Trisakti Thoby Mutis hadir untuk memberi semangat dan dukungan kepada Kunto
 
 
3. Para Penyelam
Para penyelam duduk di dasar laut pada pemecahan rekor dunia penyelaman massal di Pantai Malalayang, Manado, Sulawesi Utara, kemarin. Sebanyak 2.861 penyelam ikut dalam acara ini dan memecahkan rekor sebelumnya di Maladewa pada 2006 yang melibatkan 979 penyelam.

Sebanyak 2.861 penyelam dilibatkan dalam pemecahan rekor dunia selam di Pantai Malalayang, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), kemarin, dengan catatan waktu 31 menit.

Rekor yang masuk dalam Guinness Book of Records itu menjadi kado HUT Ke-64 Kemerdekaan RI. "Menyambut HUT RI dengan rekor dunia merupakan sebuah momentum penting yang tidak bisa dilupakan seluruh masyarakat, apalagi dunia saat ini menatap bangsa Indonesia," kata Kepala Biro Humas Pemprov Sulut, Roy Tumiwa,di Manado kemarin. Pemecahan rekor dunia yang disaksikan langsung oleh wakil Guinness Book of Records dari London, Inggris, itu telah menjual potensi alam dan sumber hayati luar biasa yang dimiliki bangsa Indonesia.Ikut menyaksikan pula Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi.

Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Moekhlas Sidiq memimpin langsung pemecahan rekor tersebut. Pemecahan rekor dunia ini dilakukan tepat pukul 10.00 Wita,diikuti 2.861 orang,termasuk 51 partisipan dari mancanegara dan 35 orang VIP. Setelah 31 menit menyelam, secara bergelombang semua peserta menyudahi penyelaman. "Kita sudah memecahkan rekor hari ini dan ini sungguh suatu hal yang membanggakan karena sebagai bukti kita negara bahari yang kuat,"kata Freddy Numberi.

Dia juga mengatakan, capaian tersebut sangat luar biasa karena rekor dunia selam terakhir di Maladewa dipecahkan oleh 979 penyelam. Rekor yang diciptakan di Indonesia, katanya, belum tentu bisa dipecahkan dalam 10 tahun ke depan.Dia berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu terselenggaranya pemecahan rekor di Manado.

Sementara Lucia Sinogagliesi dari Guinness Book of Records mengatakan, rekor yang ditorehkan di Pantai Malalayang,Manado, itu sah dan menjadi suatu hal yang luar biasa. "Saya juga sangat senang karena indah sekali di Manado. Begitu banyak orang ikut serta hingga memecahkan rekor dunia," Kata Sinogagliesi saat menyampaikan sambutan.
 
 
4. Rudi Hartoono
 
Dasarnya adalah prestasi Rudy yang menjuarai All England sebanyak delapan kali ( 7 kali berturut-turut pada (1968, 1969, 1970, 1971, 1972, 1973 , 1974 serta 1976 ) dimana hal ini tercatat dalam Guinnes Book of Record pada tahun 1982 ( bisa dibilang Rudy Hartono juga orang Indonesia PERTAMAXXX yg namanya tercatat di Guinness!). Rudy mulai dikenal dunia ketika menjuarai All England tahun 1968 dan menutup prestasi besarnya dengan menjadi Juara Dunia tahun 1980. Berarti Rudy menempatkan dirinya dijajaran atas bulutangkis dunia selama 12 tahun.
 
 

10 Film Horor Indonesia Terseram


type='html'>
Daftar Film Horor Indonesia Terseram ada beberapa yang menjadi Film Horor Indonesia Terseram ini, film bergenre horor merupakan film yang banyak digandrungi dan disukai masarakat yang sudah terbukti di bebagai bioskop tanah air film bergenre horor sangat laris dan selalu di sukai masarakat. Selain itu film bergenre horor juga dapat menimbulkan ketegangan bagi siapa yang menontonya. dan berikut saya sebutkan daftar film bergenre horor terseram dalam beberapa tahun terakhir


10. MATI SURI ( 2009 )
Sutradara: Rizal Mantovani
Pemain: Nadine Chandrawinata, Yama Carlos, Tyas Mirasih & Keith Foo
Produksi: Maxima Pictures
 
Sinopsis:
Abel (Nadine Chandrawinata) akan segera melangsungkan pernikahan dengan wisnu (Yama Carlos). Ditengah kebahagaiaan Abel menunggu hari besarnya tiba – tiba datang Lisa (Tyas Mirasih) yang mengaku mengandung anak Wisnu. Karena merasa terpukul dan stress, Abel akhirnya mencoba untuk bunuh diri. Beruntung nyawa Abel berhasil diselamatkan oleh Charlie (Keith Foo). Dalam beberapa hari Abel mengalami mati suri setelah melewati masa kritis Abel menerima tawaran Charlie untuk mendisain villa miliknya yang berada jauh dari keramaian. Dari villa itulah banyak hal – hal menyeramkan yang terjadi dalam hidup Abel.

Scary Moment:
Adegan mati lampu, saat sosok yang disebut Dajjal yang akan mengambil nyawa Abel. Sosok Dajjal adalah pocong yang dibungkus kain batik tradisional. Ya unsur etnik dan tradisional yang dibawa dalam penampakan Dajjal ditambah efek lighting yang dramatis membuat film ini tertolong karena selebihnya tidak ada yang menakutkan dan tidak ada yang istimewa.

 
9.  KESURUPAN ( 2008 )
Sutradara: Rizal Mantovani
Pemain: Nia Ramadhani, Shareefa Daanish, & Andhika Pratama
Produksi: MD Pictures
 
Sinopsis:
Felina (Nia Ramadhani) dan Alin (Shareefa Daanish) mengikuti program orientasi mahasiswa baru di sebuah hutan bernama Kayu Mati. Saat sedang jurit malam, Alin dan kawan – kawan malah tersesat di dalam hutan, bodohnya Alin justru membawa pulaang boneka yang ada di tempat mereka tersesat. Karena kejadian itu Alin jadi sering kesurupan tidak hanya saat kembali di tenda tetapi juga saat kembali ke Jakarta. Menurut dukun yang memeriksa Alin, boneka yang diambil Alin harus dikembalikan ke hutan Kayu Mati. Ditemani Marik (Andhika Pratama) senior Alin yang juga pacar Felina, mereka akhirnya harus berpetualang dalam hutan Kayu Mati yang angker.

Scary Moment:
Adegan Alin pertama kali kesurupan di dalam tenda sangat memorable dan cukup membuat merinding apalagi saat mulai berbicara dalam bahasa Sunda dan mengusir orang – orang. Akting Daanish disini tidak kalah menakutkan dibanding aktingnya sebagai Dara, Daanish mampu memberikan gesture dan ekspresi yang pas saat memainkan adegan kesurupan plus gerakan – gerakan senam lantai seperti kayang.

 
8. HANTU ( 2007 )
Sutradara: Adrianto Sinaga
Pemain: Dhea Ananda, Oka Antara, Dwi Andhika, Andhika Gumilang, & Monique
Produksi: Grandiz Media Production
 
Sinopsis:
Lima orang remaja Gali (Oka), Rinjani (Dhea Ananda), Ray (Dwi Andhika), Maya (Monique), dan Indra (Andhika Gumilamg) melakukan perjalanan ke sebuah hutan untuk mencari  sebuah danau bernama Setra Wingit. Kedatangan mereka sebenarnya tidak disukai oleh warga karena daerah Setra Wingit sendiri adalah daerah yang masih perawan dan sangat angker. Dasar anak muda – mudi kota tidak bisa dikasih tahu, akhirnya mereka nekat masuk hutan untuk mencari danau tersebut. Kenekatan mereka berbuah buruk, Rinjani kesurupan dan hilang alhasil Gali dan kawan – kawan harus bergelut dengan seramnya hutan untuk menemukan Rinjani.

Scary Moment:
Ketika Rinjani kesurupan terlihat sangat real sekali ditambah sengan suasana hutan di sepanjang film yang mencekam juga penampakan mahkluk penunggu hutan yang cukup mengerikan.

 
7.  HANTU RUMAH AMPERA ( 2009 )
Sutradara: Rudi Soedjarwo
Pemain: Ben Joshua, Nadilla Ernesta,Rahma Landy, & Meity Josefina
Produksi: Rapi Film
 
Sinopsis:
Adit (Ben Joshua) dan Annisa berjanji untuk sehidup semati, sayangnya orangtua Adit tidak menyetujui hubungan mereka. Tamat dari SMA, Annisa memutuskan untuk pergi ke London sedangkan Adit memilih tetap di Jakarta. Selama Annisa di London ternyata Adit malah berselingkuh dengan Lulu (Nadilla Ernesta) dan akhirnya Annisa sendiri yang memergoki Adit dan Lulu. Disaat yang bersamaan Adit dan Ibunya memutuskan untuk pindah rumah di jalan Ampera tapi semenjak mereka tinggal di rumah baru itu banyak gangguan dari mahkluk halus. Kehadiran teror dari makhluk halus tersebut disinyalir akibat kesalahan yang pernah dibuat oleh Adit pada Anissa.

Scary Moment:
Ketika Ibunya Adit sedang shalat di kamar di rumah barunya tiba – tiba di belakangnya ada sesosok wanita yang mengikuti gerakan shalat Ibu Adit sungguh memorable dan membuat bulu kuduk berdiri. Juga adegan saat Ibu Adit lupa membereskan sajadah dan mukenanya lalu saat Ibu tertidur ada sesosok wanita yang sedang shalat mengenakan mukena Ibu. Karena saya tahu ada cerita nyata tentang makhluk gaib yang suka shalat, maka adegan – adegan tersebut mampu menghadirkan sensasi buluk kuduk merinding.

 
6. TUSUK JELANGKUNG ( 2003 )
Sutradara: Dimas Djayadiningrat
Pemain: Marcella Zalianty, Iqbal Rizantha, Dinna Olivia, Samuel Rizal, Thomas Nawilis, AA. Gde Wipra, & Ian’s Bachtiar
Produksi: Rexinema
 
Sinopsis:
Ini adalah sekuel dari film horror yang menjadi tanda bangkitnya perfilman Indonesia, Jelangkung (2001). Cerita dimulai ketika sekelompok anak muda: Rea (Zalianty), Zacky (Rizantha), Visi (Olivia), Dudung (Wipra), dan Unay (Nawilis) nekat bermain Jelangkung padahal Zacky sudah memperingatkan bahayanya karena kakaknya, Zul (Bachtiar), pernah kehilangan teman – temannya akibat keisengan mereka bermain Jelangkung. Benar saja secara tidak sengaja Jelangkung yang mereka mainkan telah  memanggil arwah Turah yang pernah menghantui Ferdi Dkk, teman Zul. Tidak hanya memanggil arwah Turah tapi Jelangkung yang mereka mainkan juga membuka pintu dunia alam gaib dengan alam manusia. Sejak saat itu mereka diteror oleh hantu Turah dan tentunya sederet hantu lainnya.

Scary Moment:
Ketika melihat film ini sampai berkali – kali di bioskop waktu SMP saya sangat takjub dengan keindahan sinematografi dan warna – warna juga tata artistiknya. Adegan Hostess Bunting yang menggaruk – garuk kuku dalam lemari cukup membuat paranoid tetapi puncaknya adalah adegan – adegan penampakan di Castila De Huis, sebuah hotel tua tak berpenghuni yang ada penunggu anak kecil yang bermain piano dan nenek – nenek Belanda yang membawa centir, speechless.

 
5. KUNTILANAK ( 2006 )
Sutradara: Rizal Mantovani
Pemain: Julie Estelle, Evan Sanders, Ibnu Jamil & Ratu Felisha
Produksi: MVP Pictures
 
Sinopsis:
Film horror terlaris tahun 2006 ini berkisah tentang Samantha (Julie Estelle) yang terpaksa pindah ke rumah kost yang menyeramkan milik keluarga Mangkudjiwo karena tidak kuat tinggal bersama ayah tirinya yang mesum. Sam tidak menaruh curiga pada tempat kost-nya walaupun orang – orang sekitar percaya bahwa ada Kuntilanak yang bersarang di sebuah pohon besar di depan gedung kost milik keluarga Mangkudjiwo tersebut. Saat berbincang – bincang soal Kuntilanak bersama penjaga Kost, Bu Yanti, Sam malah dinyanyikan tembang Durmo yang konon bisa memanggil Kuntilanak. Setelah peristiwa itu banyak hal aneh yang terjadi pada Sam dan disekitar lingkungan kost Mangkudjiwo. Ternyata Sam memiliki wangsit untuk memanggil Kuntilanak dan takdir itulah yang membawa Sam ke tempat tersebut.

Scary Moment:
Sebenarnya penampakan Kuntilanaknya tidak ada seram – seramnya sama sekali tetapi yang membuat bulu kuduk berdiri adalah adegan Sam yang digoda oleh teman kostnya yang mesum, Sam yang marah tiba – tiba kesurupan dan menyanyikan tembang durmo. Ketika Sam menyanyikan bait, “Jin Setan Kang Tak Utusi” Sorot mata Sam (Julie Estelle) yang tajam dan dingin ditambah kekuatan magis dalam tembang Durmo-lah yang membuat ketakutan tersendiri bagi saya. Adegan ini terbukti memenangkan Best Scary Scene di MTV Indonesia Movie Awards (MIMA) 2007 dan menurut saya Kuntilanak ini juga sekuelnya merupakan Masterpiece dari Rizal Mantovani.

 
4. LEGENDA SUNDEL BOLONG ( 2007 )
Sutradara: Hanung Bramantyo
Pemain: Jian Batari Anwar, Tio Pakusadewo, Uli Auliani, & Baim
Produksi: Rapi Film
 
Sinopsis:
Film Legenda Sundel Bolong ini adalah remake dari film Suzzanna berjudul Sundel Bolong (1981) dengan sedikit perombak disana – sini. Bercerita tentang Imah (Jian Batari) seorang mantan penari ronggeng yang menikah dengan Sarpa (Baim) dan ingin memulai hidup baru. Sarpa bekerja di kebun teh milik Danapati (Tio Pakusadewo). Melihat kemolekan tubuh Imah, Danapati berniat busuk untuk mengutus Sarpa ke luar kota dan memperkosa Imah. Akhirnya Danapati berhasil mendapatkan tubuh Imah. Sejak kejadian tersebut Imah menghilang lalu tiba – tiba kembali di rumah saat Sarpa pulang. Disaat yang sama warga desa Sindangsari dan Banjar diresahkan penemuan mayat – mayat yang bolong punggungnya.

Scary Moment:
Adegan Kepala Desa yang menelusuri jalan setapak lalu saat berbalik arah tiba – tiba ada yang memanggilnya lalu terdengar musik tradisional sunda. Ditengah pepohonan bambu dan gelapnya malam ada sesosok wanita yang menari ronggeng dengan selendangnya lalu memperlihatkan punggungnya yang bolong lengkap dengan rangkaian tulang belakangnya.  Selanjutnya setiap penampakan si Sundel Bolong Imah ini cukup membuat merinding dengan ekspresi yang pas dari Jian Batari.

 
3. TITISAN NAYA DALAM TAKUT ( FACES OF FEAR ) ( 2008 )
Sutradara: Riri Riza
Pemain: Dinna Olivia, Dewi Irawan, & Junior Liem  Produksi: Miles Films & Komodo Films
 
Sinopsis:
Titisan Naya adalah salah satu film pendek yang ada dalam rangkaian antologi film Takut (Faces of Fear). Film ini berada di segmen dua dan disutradarai oleh Riri Riza dan diproduseri oleh Mira Lesmana. Naya (Dinna Olivia) adalah seorang anak gadis keturunan Jawa namun bersifat independen khas wanita metropolitan yang jauh dari pemikiran – pemikiran kuno. Suatu hari sang Ibu (Dewi Irawan) mengajak Naya ke rumah saudaranya untuk mengikuti upacara pemandian keris. Bukannya ikut dalam upacara tersebut, Naya malah asik menggoda sepupunya  Leo (Junior Liem). Leo sebenarnya sudah memperingatkan Naya tapi Naya tak peduli dan ingin bercumbu dengan Leo, disaat itulah bala datang pada Naya.

Scary Moment:
Film ini sangat luar biasa menghadirkan feel dan ambience seramnya. Saya sendiri terlahir di keluarga Jawa yang memiliki keris yang harus dimandikan dengan ritual tertentu jadinya Titisan Naya sangat mampu membuat bulu kuduk berdiri. Adegan mati lampu dan Naya mencari ibunya ditambah dengan penampakan sesepuh – sesepuh Naya yang memakain pakaian adat Jawa sangat luar biasa seram. Akting Dinna Olivia juga sangat meyakinkan sungguh saya begitu ingin film ini dibuat versi panjangnya.

 
2. JELANGKUNG ( 2001 )
Sutradara: Rizal Mantovani & Jose Purnomo
Pemain: Wingky Wiryawan, Harry Pantja, Melanie Ariyanto, Rony Dozer, & Ian’s Bachtiar
Produksi: Rexinema

Sinopsis:
Film horror Indonesia terlaris ini adalah tonggak kebangkitan perfilman Indonesia setelah mati suri cukup lama. Jelangkung berkisah tentang sekelompok anak muda yang sangat hobi “Memburu Hantu” mereka adalah Ferdi (Wingky Wiryawan), Gita (Melanie Ariyanto), Gembol (Rony Dozer), dan Soni (Harry Pantja). Saking hobinya mereka ingin pergi ke Angkerbatu, sebuah tempat yang tentunya sesuai namanya, Angker. Saat mereka berekspedisi di Angkerbatu, Soni yang ternyata memiliki tujuan ingin mencari ilmu hitam, malah bermain Jelangkung dan menancapkan boneka Jelangkung di sebuah makam disana. Speulang mereka dari Angkerbatu, Ferdi Dkk akhirnya diteror si empunya makam yakni anak kecil iblis bernama Turah. Akhirnya mereka berniat kembali ke Angkerbatu untuk mencabut boneka Jelangkung tersebut.

Scary Moment:
Film ini sangat hebat daya pikatnya, meskipun hanya dibuat dengan peralatan teknis seadanya dan tidak terlalu wah seperti  sekuelnya Tusuk Jelangkung. Jelangkung menghadirkan atmosfer horror yang kental ditambah dengan icon baru perhantuan Indonesia, si Bocah Turah. Adegan paling menakutkan adalah saat Ferdi Dkk memburu hantu di rumah sakit tua, penampakan Suster Ngesot di kaca dan saat asik ngesot sangat menakutkan. Adegan suster ngesot lainnya yang hadir di depan kamar Gita adalah klimaks ketakutan bagi saya. Jelangkung dengan plotnya anak remaja main – main ke hutan dan melakukan hal yang dilarang sangat menjadi trend di perfilman horror Indonesia.


1. KERAMAT ( SECRED ) ( 2009 )
Sutradara: Monty Tiwa
Pemain: Poppy Sovia, Migi Parahita, Sadha Triyudha, Miea Kusuma, Dimas Projosujadi, Diaz Ardiawan, & Brama Sutasara
Produksi: Starvision Plus

Sinopsis:
Film yang menggunakan teknik pengambilan gambar subjektif bertema Found Footage ini  mengisahkan tentang para kru film “Menari Di Atas Angin” beserta pemain – pemainnya yang melakukan perjalanan ke Yogyakarta untuk mencari lokasi untuk syuting dan proses pra-produksi lainnya. Sesampainya di tempat terpecil di Yogyakarta ternyata banyak kejadian aneh yang terjadi disana termasuk kejadian Migi, sang pemeran utama wanita, yang kesurupan lalu hilang dibawa kealam gaib.

Scary Moment:
Buat saya Keramat adalah full packed horror, tidak hanya menakut – nakuti tetapi ada nilai – nilai baik yang tersurat dalam film ini. Keramat juga mengcapture dengan baik penokohan dan watak orang – orang yang terlibat di dalamnya yang sangat Indonesia sekali. Dengan penggunaan metode penambilan gamabr sudut pandang subjektif, Keramat berhasil membuat penonton ikut merasa takut. Adegan yang menakutkan dalam film ini tergolong banyak, Adegan kesurupan Migi, Gamelan yang bunyi sendiri, Penampakan Pocong, Gamelan dan wayang yang tiba – tiba ada ditengah hutan, dan yang pasti paling membuat merinding adalah Penampakan orang – orang yang membawa tandu berisi mayat. Tidak salah film ini saya anugerahkan sebagai film horror nasional terseram dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.


Senin, 20 Agustus 2012

Fenomena Mudik di INDONESIA


Mudik adalah kegiatan perantau untuk kembali ke kampung halamannya. Mudik di Indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran. Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa, Mudik boleh dikatakan sebuah tradisi yang mutlak harus dilaksanakan. Pada saat itulah ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan, selain tentunya juga sowan dengan orang tua. (wikipedia indonesia).

Mudik diambil dari kata "udik" yang berati kampung atau jauh dari kota.
entah sejak kapan tradisi mudik pulang kampung di indonesia dimulai. Namun menurut budayawan Jacob Soemardjo, mudik merupakan tradisi primordial masyarakat petani Jawa yang sudah mengenal tradisi ini jauh sebelum berdiri Kerajaan Majapahit untuk membersihkan pekuburan dan doa bersama kepada dewa-dewa di kahyangan untuk memohon keselamatan kampung halamannya yang rutin dilakukan sekali dalam setahun. Kebiasaan membersihkan dan berdoa bersama di pekuburan sanak keluarga sewaktu pulang kampung sampai saat ini masih banyak ditemukan di daerah Jawa.

Budaya mudik adalah suatu nilai sosial positif bagi masyarakat Indonesia, karena dengan mudik berarti masyarakat masih menjunjung nilai silaturahmi antara keluarga.
acara mudik khususnya menjelang lebaran bukan hanya menjadi milik umat muslim yang akan merayakan idul fitri bersama keluarga, namun telah menjadi milik "masyarakat indonesia" seluruhnya. karena pada dasarnya bersilaturahmi adalah hakikat dari kehidupan manusia sebagai makhluk sosial. karena manusia sebagai makhluk sosial tidak akan dapat hidup tanpa orang lain, meskipun manusia adalah juga makhluk individu yang berhak menetukan tujuan hidupnya sendiri.



Selain untuk bersilaturahmi, mudik juga digunakan sebagai momen untuk menunjukkan sebuah eksistensi para pemudik kepada orang lain. Dengan bertemu sanak keluarga, mereka bisa menunjukkan sampai sejauh mana hasil jerih payah mencapai taraf hidup di perantauan. meskipun ajang "pamer" ini cenderung berdampak negatif. para perantau rela menghamburkan tabungannya, jerih payahnya selama di rantau untuk menunjukkan "keberhasilan" kepada keluarga dan tetangga. tak heran dealer handphone dan motor/mobil sangat laris menjelang hari lebaran.

Sebenarnya pulang kampung bukan hanya terdapat di Indonesia, di masyarakat eropa atau amerika pun, mereka memiliki tradisi berkumpul makan bersama keluarga besar di malam natal. meskipun mobilisasi yang ada tak sehebat "pulang kampung" di indonesia. diperkirakan mobilitas mudik di indonesia, adalah mobilisasi penduduk terbesar di dunia setiap tahunnya.
hal ini juga berarti masih pekatnya sentralisasi pembangunan, pemerintahan, dan ekonomi Indonesia di Jakarta. Pegawai swasta, pegawai pemerintah, anak kuliah, pembantu rumah tangga, semuanya pulang ke kampung halaman dari jakarta, seolah identik bahwa jakarta adalah ladang sumber penghidupan.
Pemerintah harus mulai memikirkan pemerataan pembangunan. supaya beban urbanisasi bisa ditekan.



Ribuan orang bahkan jutaan, berbondong2 berebut tiket kereta api, bus, pesawat, kapal laut, travel bahkan rela naik mobil atau motor pribadi semalaman suntuk hanya untuk merayakan hari raya bersama keluarga.
Saya membayangkan begitu indahnya niat hati orang-orang yang pulang kampung hanya untuk bertemu keluarga. karena ternyata masyarakat kita masih peduli dengan keluarga. sangat ironis memang ketika menyaksikan berita2 kriminal ada, ibu membuang anaknya, anak membunuh orang tua, sesama keluarga saling bertengkar. Sedikit terbayar sudah keprihatinan itu ketika menyaksikan jutaan orang "mati-matian" merindukan keluarga untuk pulang kampung.



Orang yang mencintai kampung halamannya adalah orang yang tidak lupa darimana dia berasal, lebih filosofis adalah ibarat kacang yang tak lupa akan kulitnya. atau menurut pepatah "Sejauh-jauh burung terbang, akhirnya akan kembali ke sarangnya" oleh karena itu mudik juga dapat digunakan untuk sebuah refleksi diri kembali ke asal, kembali kebelakang, bahkan sampai di masa kecil kita.
pernahkah terbayang ketika kita di sini saat ini, sedang menggunakan internet, dan terpikir di kampung halaman kita, mungkin masih banyak orang yang tak tahu apa itu internet.
Ketika kita dengan mudah berkomunikasi dengan handphone, fasilitas hiburan yang beragam, tempat makan yang bervariasi, semuanya mudah dan praktis.
Sedangkan di tempat lain sangat mungkin orang2 di kampung harus berjuang untuk sekedar hidup yang layak. Tentunya jangan sampai hanya berhenti pada keperihatinan di situ, namun seharusnya ada komitmen untuk membangun kampung halaman kita.

Lekat dengan budaya kita cerita rakyat Malin Kundang di Sumatera Barat, kisah seorang anak yang lupa akan kampung halamannya, bahkan malu mengakui Ibunya karena sangat miskin. yang kemudian Malin dikutuk menjadi batu yang bersujud.
dari cerita rakyat tersebut dapat menjadi inspirasi pula, bahwa dengan pulang ke kampung, sungkem dengan orang tua, adalah juga sebentuk kecil bhakti untuk orang tua atau keluarga dengan menunjukkan sedikit keberhasilan di tanah rantau.
Orang bijak bilang, orang yang berbhakti adalah anak yang memuliakan orang tuanya.





Sumber: kaskus.us
Sabtu, 21 Januari 2012

Foto-foto Penambang Minyak Tradisional Indonesia


type='html'>

sumber: http://unic77.blogspot.com/2010/02/mengintip-penambang-minyak-tradisional.html

Peringkat dan Ranking Universitas Dunia dan Indonesia 2010


type='html'>

Ranking dan Peringkat Universitas versi Webometrics Januari 2010.
Ini dia peringkat atau ranking Universitas di Indonesia versi Webometrics untuk periode Januari 2010.Adakah Universitas kalian masuk dalam daftar?Di posisi pertama diduduki oleh Universitas Gajah Mada,disusul Institut Teknologi bandung dan seterusnya

ranking universitas dunia 2010

Dan inilah peringkat universitas Dunia.Peringkat pertama diduduki oleh Universitas Harvard.

top dunia ranking

sumber :http://beritafenomenal.wordpress.com/2010/02/11/peringkat-dan-ranking-universitas-dunia-dan-indonesia-2010/
Selasa, 17 Januari 2012

Indonesia Akan Membuat Kapal Induk


type='html'>

Angkatan laut seluruh negara pasti merindukan memiliki Kapal perang Jenis ini. Negara mana yang tidak menginginkan kekuatan militer-nya mampu mobile / bergerak. Sebuah kapal induk sedang di kembangkan oleh putera-puteri Indonesia, dan ternyata kita bisa. Ternyata Indonesia Mampu Membuat Kapal Induk.


Kapal tersebut memang baru sebuah model yang dikembangkan PT PAL Surabaya, dan pada indodefence 2008 model kapal induk ini di pamerkan. PT.PAL sedang mengembangkan Kapal Induk Helikopter, PT.PAL percaya diri mampu membangun kapal semacam itu.Kemampuan tersebut terbangun oleh keberhasilan PT PAL dalam memenuhi permintaan pembangunan kapal besar ukuran 50.000 ton yang dipesan berbagai perusahaan pelayaran internasional.

Kapal induk helikopter buatan PT.PAL memiliki kapasitas helipad sebanyak 6 (enam) helikopter. Namun, di dalam perutnya mampu untuk menyimpan 10 (sepuluh) buah helikopter lagi, sehingga jumlah 16 (enambelas) helikopter yang mampu dibawanya merupakan suatu kekuatan yang tidak kecil bagi sebuah armada perang.

Apabila TNI AL memiliki kapal perang jenis ini maka bakal menjadi pendukung utama dalam sistem pertahanan maritim Indonesia. Kapal ini akan diproyeksikan sebagai kapal induk helikopter. Karena Indonesia tidak punya musuh, dan hanya dikhususkan bagi pertahanan atau defensif, maka kapal ini hanya layak dinamakan LPD atau "Amphibious transport dock". TNI AL memesan beberapa jenis kapal ini dari PT PAL yang dikerjakan bersama dengan Daewoo korea.

Bagi negara kepulauan sangat lah penting memiliki sebuah armada laut yang tangguh apalagi Indonesia sering tertimpa bencana alam. Dengan kapal induk helikopter di harapkan mampu menggerakkan transportasi udara berupa helikopter ke titik bencana secara cepat. jadi selain kegunaan dalam fungsi militer, kapal induk helikopter mampu memberikan dukungan SAR.

sumber: http://blognyajose.blogspot.com/2010/02/indonesia-akan-membuat-kapal-induk.html

Sabtu, 10 September 2011

Link-Link Nasyid Indonesia


Jumat, 09 September 2011

Maher Zain Konser di Indonesia


type='html'>Bulan oktober 2011 Indonesia akan kedatangan artis nasyid papan atas yang sedang naik daun, yakni Maher Zain akan “kembali” menyapa para fans nya yang berada di Indonesia, pelantun tembang Insya Allah yang dibuat dalam beberapa versi yaitu English, Franch, Turki, Malaysia, Arab dan Indonesia(duet sama Fadly PadI) akan menggoyang 3 kota Indonesia yaitu Bandung (sabuga) 06 Oktober 2011, surabaya (DBL Arena) 08 oktober 2011 dan Jakarta (istora senayan) 09 Oktober.

Kali ini dia akan menggelar konser bertajuk 'Konser Silaturahmi untuk Indonesia'. Konser itu merupakan konser spesial untuk bersilaturahmi dengan semua fans di Indonesia sekaligus mempromosikan lagunya.

"Hanya 20 menit untuk menjalin kesepakatan mendatangkan Maher Zain. Saya juga menonton pertunjukkannya Singapura. Saya lihat ternyata yang nonton 10 ribu orang. Pada hari itu juga kita berjabatan tangan dengan manajemennya untuk melaksanakan konser ini," tutur Bactiar, selaku promotor Velvet Production, dalam jumpa pers di Plaza Semanggi, Jakarta, Kamis (11/8/2011).

Pada konser itu turut dimeriahkan Fadly 'Padi' karena dalam lagu Insya Allah mereka berduet. Tampil juga Irfan Makki yang sudah tak asing lagi bagi para pecinta nasyid.

"Tadinya kita pikir ini kayaknya enggak mungkin konser ini, tapi enggak ada yang enggak mungkin. Selain duet sama dia, saya juga akan menyanyikan lagu-lagu lain. Tapi saya juga membantu mas Rindra untuk musiknya," ujar Fadly.

Maher akan menghibur penggemar antara 1,5 jam hingga 2 jam. Lagu yang dibawakan mayoritas dicomot dari album terbaru berjudul 'Thank You Allah'. Untuk harga tiket akan dijual mulai dengan Rp350 ribu sampai Rp650 ribu. (source: ochol.com dan okezone.com).
Sabtu, 07 Mei 2011

Makna Tato Bagi Suku Dayak Kalimantan


Tato memang sudah menjadi trend di dunia luar sana, jadi simbol kebebasan memodif diri dan tubuh, tapi di negara kita Indonesia tato sudah ada sejak dahulu.

Jangan terkejut jika masuk ke perkampungan masyarakat Dayak dan berjumpa dengan orang-orang tua yang dihiasi berbagai macam tato indah di beberapa bagian tubuhnya. Tato bagi masyarakat Dayak bukan sekadar hiasan, tetapi memiliki makna yang sangat mendalam.



Sebab tato bagi masyarakat Dayak tidak boleh dibuat sesuka hati sebab ia adalah sebahagian dari tradisi, status sosial seseorang dalam masyarakat, serta sebagai bentuk penghargaan suku terhadap kemampuan seseorang.

Oleh karena itu, ada peraturan tertentu dalam pembuatan tato baik pilihan gambarnya, struktur sosial seseorang yang memakai tato maupun penempatan tatonya.

Meskipun demikian, secara realitasnya tato memiliki makna sama dalam masyarakat Dayak, yakni sebagai "obor" dalam perjalanan seseorang menuju alam keabadian, setelah kematian.



Bagi suku Dayak yang tinggal di sekitar Kalimantan dan Sarawak Malaysia, tato di sekitar jari tangan menunjukkan orang tersebut suku yang suka menolong seperti ahli pengobatan. Semakin banyak tatoo di tangannya, menunjukkan orang itu semakin banyak menolong dan semakin arif dalam ilmu pengobatan.

Bagi masyarakat Dayak Kenya dan Dayak Kayan di Kalimantan Timur, banyaknya tato menggambarkan orang tersebut sudah kuat mengembara. Setiap kampung memiliki motif tato yang berbeda, banyaknya tato menandakan pemiliknya sudah mengunjungi banyak kampung.



Berbeda pula dengan golongan bangsawan yang mamakai tato, motif yang lazim untuk kalangan bangsawan adalah burung enggang yakni burung endemik Kalimantan yang dikeramatkan.

Ada pula tato yang dibuat di bagian paha. Bagi perempuan Dayak memiliki tatoo di bagian paha status sosialnya sangat tinggi dan biasanya dilengkapi gelang di bahagian bawah betis.

Motif tato di bagian paha biasanya juga menyerupai simbol tato berbentuk muka harimau. Perbedaannya dengan tato di tangan, ada garis melintang pada betis yang dinamakan nang klinge.



Tatoo sangat jarang ditemui di bagian lutut. Meskipun demikian, ada juga tatoo di bagian lutut pada lelaki dan perempuan yang biasanya dibuat pada bagian akhir pembuatan tato di badan. Tato yang dibuat di atas lutut dan melingkar hingga ke betis menyerupai ular, sebenarnya anjing jadi-jadian atau disebut tuang buvong asu.


Sabtu, 26 Maret 2011

10 Film Pertama Di Indonesia


1. Loetoeng Kasaroeng (1926)
http://hermawayne.blogspot.com
Loetoeng Kasaroeng adalah sebuah film Indonesia tahun 1926. Meskipun diproduksi dan disutradarai oleh pembuat film Belanda, film ini merupakan film pertama yang dirilis secara komersial yang melibatkan aktor Indonesia.

2. Eulis Atjih (1927)
http://hermawayne.blogspot.com
Sebuah film bisu bergenre melodrama keluarga, film ini disutradarai oleh G. Kruger dan dibintangi oleh Arsad & Soekria. Film ini diputar bersama-sama dengan musik keroncong yang dilakukan oleh kelompok yang dipimpin oleh Kajoon, seorang musisi yang populer pada waktu itu. Kisah Eulis Atjih, seorang istri yang setia yang harus hidup melarat bersama anak-anaknya karena ditinggal suaminya yang meninggalkannya untuk berfoya-foya dengan wanita lain, walaupun dengan berbagai masalah, akhirnya dengan kebesaran hatinya Eulis mau menerima suaminya kembali walaupun suaminya telah jatuh miskin.

3. Lily Van Java (1928)
http://hermawayne.blogspot.com
Film yang diproduksi perusahaan The South Sea Film dan dibuat bulan Juni 1928. Bercerita tentang gadis yang dijodohkan orang tuanya padahal dia sudah punya pilihan sendiri. Pertama dibuat oleh Len H. Roos, seorang Amerika yang berada di Indonesia untuk menggarap film Java. Ketika dia pulang, dilanjutkan oleh Nelson Wong yang bekerja sama dengan David Wong, karyawan penting perusaahaan General Motors di Batavia yang berminat pada kesenian, membentuk Hatimoen Film. Pada akhirnya, film Lily van Java diambil alih oleh Halimoen. Menurut wartawan Leopold Gan, film ini tetap digemari selama bertahun-tahun sampai filmnya rusak. Lily van Java merupakan film Tionghoa pertama yang dibuat di Indonesia.

4. Resia Boroboedoer (1928)
http://hermawayne.blogspot.com
Film yang diproduksi oleh Nancing Film Co, yang dibintangi oleh Olive Young, merupakan film bisu yang bercerita tentang Young pei fen yang menemukan sebuah buku resia (rahasia) milik ayahnya yang menceritakan tentang sebuah bangunan candi terkenal (Borobudur). Diceritakan juga di candi tersebut terdapat sebuah harta karun yang tak ternilai, yaitu guci berisi abu sang Buddha Gautama.

5. Setangan Berloemoer Darah (1928)
Film yang disutradarai oleh Tan Boen San, setelah pencarian di beberapa sumber, sinopsis film ini belum diketahui secara pasti.

6. Njai Dasima I (1929)
http://hermawayne.blogspot.com
Film ini berasal dari sebuah karangan G. Francis tahun 1896 yang diambil dari kisah nyata, kisah seorang istri simpanan, Njai (nyai) Dasima yang terjadi di Tangerang dan Betawi/Batavia yang terjadi sekitar tahun 1813-1820-an. Nyai Dasima, seorang gadis yang berasal dari Kuripan, Bogor, Jawa Barat. Ia menjadi istri simpanan seorang pria berkebangsaan Inggris bernama Edward William. Oleh sebab itu, akhirnya ia pindah ke Betawi/Batavia. Karena kecantikan dan kekayaannya, Dasima menjadi terkenal. salah seorang penggemar beratnya Samiun yang begitu bersemangat memiliki Nyai Dasima membujuk Mak Buyung untuk membujuk Nyai Dasima agar mau menerima cintanya. Mak buyung berhasil membujuk Dasima walaupun Samiun sudah beristri. Hingga akhirnya Nyai Dasima disia-siakan Samiun setelah berhasil dijadikan istri muda.

7. Rampok Preanger (1929)
Ibu Ining tidak pernah menduduki bangku sekolah, tahun 1920-an adalah seorang penyanyi keroncong terkenal pada Radio Bandung (NIROM) yang sering pula menyanyi berkeliling di daerah sekitar Bandung. Kemudian ia memasuki dunia tonil sebagai pemain sekaligus sebagai penyanyi yang mengadakan pagelaran keliling di daerah Priangan Timur. Main film tahun 1928 yang berlanjut dengan 3 film berikutnya. Film-film itu seluruhnya film bisu. Ketika Halimoen Film ditutup tahun 1932, hilang pulalah Ibu Ining dari dunia film. Namun sampai pecahnya PD II, ia masih terus menyanyi dan sempat pula membuat rekaman di Singapura dan Malaya. Pada tahun 1935 ia meninggal dunia dalam usia 69 tahun karena sakit lever.

8. Si Tjonat (1929)
Cerita dalam film ini berputar pada kisah seseorang yang dijuluki si Tjonat. Nakal sejak kecil, si Tjonat (Lie A Tjip) melarikan diri ke Batavia (Jakarta) setelah membunuh temannya. Di kota ini ia menjadi jongos seorang Belanda, bukannya berterima kasih karena mendapat pekerjaan, ia juga menggerogoti harta nyai tuannya itu. Tak lama kemudian ia beralih profesi menjadi seorang perampok dan jatuh cinta kepada Lie Gouw Nio (Ku Fung May). Namun cintanya bertepuk sebelah tangan, penolakan Gouw Nio membuatnya dibawa lari oleh si Tjonat. Usaha jahat itu dicegah oleh Thio Sing Sang (Herman Sim) yang gagah perkasa.

9. Si Ronda (1930)
http://hermawayne.blogspot.com
Film ini disutradaria oleh Lie Tek Swie & A. LOEPIAS (Director of Photography), dan dibintangi oleh Bachtiar Efendy & Momo. Film ini bercerita tentang kisah seorang jagoan perkelahian yang mengandung unsur kebudayaan Cina.

10. Boenga Roos dari Tjikembang (1931)
http://hermawayne.blogspot.com
Film bersuara pertama di Indonesia, film ini menceritakan tentang hubungan antar etnis Cina & pribumi. Dalam film ini, The Teng Chun bertindak sebagai sutradara dan kamera. Cerita ini dikarang oleh Kwee Tek Hoay dan pernah dipentaskan Union Dalia Opera pada 1927, meskipun cuma ringkasan cerita saja, yaitu tentang Indo-Tiongha. Dan film ini diberitakan oleh pengarangnya film Cina buatan Java ini adalah karya Indo-Tiongha.

Bonus
Darah dan Doa (1950), film pertama Indonesia yang dibuat oleh orang Indonesia
http://hermawayne.blogspot.com
Darah dan Doa adalah sebuah film Indonesia karya Usmar Ismail yang diproduksi pada tahun 1950 dan dibintangi oleh Faridah. Film ini merupakan film Indonesia pertama yang sepenuhnya dibuat oleh warga pribumi. Film ini ialah produksi pertama Perusahaan Film Nasional Indonesia (Perfini), dan tanggal syuting pertama film ini 30 Maret 1950, yang kemudian dirayakan sebagai Hari Film Nasional. Kisah film ini berasal dari skenario penyair Sitor Situmorang, menceritakan seorang pejuang revolusi Indonesia yang jatuh cinta kepada salah seorang Belanda yang menjadi tawanannya.