Pages

Tampilkan postingan dengan label Zona Extreme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zona Extreme. Tampilkan semua postingan
Kamis, 09 Juni 2011

Kasihan Kelinci, Dimakan Bulat2 Oleh Bangau


Kasihan kelinci, dimakan bulat2 oleh sang bangau...
Begitu sih memang hidup...






Rabu, 11 Mei 2011

[AMAZING] Kekuatan Aliran Sungai Membelah Jalan Raya!!


Gak tau kejadiannya dmn. Silahkan aja lihat gambarnya. Semoga gak ripos

masih retak dikit


mulai agak gede


kliatan sungainya


jebol



sungai vs jalan
Rabu, 27 April 2011

Zombie maid cafe di Jepang




Dimana di dunia ini anda bisa menemukan kafe dengan pelayan zombie? Tentu saja di Jepang! Maid cafe Schatz Kiste (bahasa Jerman yang berarti peti harta karun) baru-baru ini mengungkapkan tema zombie mereka yang disebut Maid of the Dead, yang melayani menu berupa jari-jemari dan bola mata bagi para pelanggan mereka. Namun, tema ini hanya sementara. Seperti yang dikutip megindo.net dari blog.ningin.com, kafe ini juga memiliki tema zombie tahun lalu.

Salah satu menu di Maid cafe Schatz Kiste, bola mata!



sumber
Senin, 25 April 2011

Hukuman Paling Sadis di Dunia



Kekejaman terhadap penjahat perempuan yang dilakukan publik di China selama masa Dinasti Qing atau dikenal sebagai Dinasti Manchu (1644-1912). Tidak dijelaskan kapan foto-foto ini dibuat dan di mana lokasinya. Pengirim foto hanya menjelaskan bahwa inilah hukuman terberat bagi penjahat kelas kakap. Pada judul foto dituliskan “Kematian Karena Ribuan Potongan”.
hukuman ini namanya LING CHI, yaitu dieksekusi dengan cara dipotong satu persatu organ tubuh, agar si terhukum mati dalam penderitaan.
biasanya pelaksanaan hukuman berlangsung selama 3 hari. Namun apabila dalam beberapa jam si terhukum sudah mati, maka si eksekutor yang menjalani hukuman juga akan dihukum mati. (Gile bener…??? Berarti sang esekutor harus siap-siap. ha ha ha…)
seseorang hanya dijatuhkan hukuman ini jika dia melakukan kejahatan yang amat besar, contoh untuk kasus diatas adalah foto tersebut diambil saat mengeksekusi seorang pembunuh keluarga raja.
sumber
Selasa, 12 April 2011

Apes, Pria Terjebak 2 Hari di Septik Tank




Apes sekali nasib seorang pria di China. Dia terjebak di dalam kubangan kotoran manusia (septik tank), setinggi lehernya, selama dua hari. Tak kuasa menahan penderitaan bau tak sedap, pria itu pun menangis.

Untungnya, tangisan itu didengar seorang pejalan kaki yang melintas. Pejalan kaki itu pun bergegas untuk membantunya. Lantaran sulitnya dievakuasi, si pejalan kaki meminta pertolongan dari petugas pemadam kebakaran.
Para petugas akhirnya datang dan menurunkan tangga ke dalam septi tank. Pria tersebut sangat lemah sekali, hingga membutuhkan waktu selama 20 menit untuk menaiki anak tangga.

Petugas pemadam mengatakan, pria itu tidak mengalami cidera sedikitpun. Tapi dia sangat bau, dan membutuhkan air untuk membersihkan badan.
"Pada saat dia keluar, dia langsung mencari kolam terdekat untuk mandi," ujar salah seorang petugas seperti dilansir Orange,

Awalnya, pria itu ingin membuang hajat di toilet yang letaknya terpisah dari rumahnya. Tapi dia terpeleset dan jatuh ke dalam kubangan kotoran.
Tidak ada yang menggunakan toilet itu selama dua hari, sehingga tidak ada yang menyelamatkannya. Padahal, pihak keluarga sudah melaporkan telah kehilangan pria nahas tersebut.
Senin, 11 April 2011

Jeremy Morlock tentara As yg berpose dgn korbannya seorang bocah afganistan



[Image: 0938028620X310.jpg]
Jeremy Morlock, serdadu Amerika Serikat berusia 22 tahun, tampak cengengesan di samping jenazah Gul Mudin, anak petani Afghanistan, yang baru saja dia bantai bersama teman-temannya. Ini terjadi pada 15 Januari 2010 tapi baru sekarang terungkap.
[Image: 0940272620X310.jpg][Serdadu Amerika Serikat, rekan satu tim Jeremy Morlock yang juga berpose di samping jenazah Gul Mudin, anak petani Afghanistan, yang baru saja dia bantai bersama teman-temannya. Ini terjadi pada 15 Januari 2010, dan Washington pun geger.
Kebengisan serdadu Amerika Serikat kembali terkuak. Kali ini melibatkan para serdadu AS yang bersama-sama serdadu negara Barat lainnya sedang menjajah Afghanistan.
Menjijikkan bagi kita sebagai manusia dan bertentangan dengan standar dan nilai-nilai Amerika Serikat.
-- Pernyataan Militer Amerika Serikat

Banyak sekali foto dan video yang menunjukkan kelakuan para serdadu AS sedang cengengesan usai membantai warga sipil Afghanistan. Pembantaian sipil serupa sering terjadi tetapi di podium, para jenderal AS berdalih, sasaran sesungguhnya adalah militan bersenjata.

Kini, dari banyak foto dan video para serdadu pembantai itu, ada tiga yang dipublikasikan media Jerman, Der Spiegel, Senin (21/3/2011) dan bikin geger Washington, pusat kendali perang Afghanistan yang kini juga "mengganyang" Libya.

Foto pertama menunjukkan Jeremy Morlock, serdadu AS berusia 22 tahun, sedang tersenyum di samping jenazah Gul Mudin, anak seoerang petani yang baru saja dia bantai. Peristiwa itu terjadi pada 15 Januari 2010.

Seymour M Hersh dari majalah New Yorker menyebutnya tindakan seperti itu kemungkinan bagian dari aktivitas olahraga serdadu AS.

Tuduhan Seymour M Hersh bukan tanpa alas fakta. Selain dia pernah menginvestigasi kebengisan serupa dalam penjajahan Sekutu di Irak, olahraga para serdadu itu juga pernah terungkap di pengadilan.

Foto berikutnya menunjukkan serdadu lain dalam tim Jeremy Morlock yang juga berpose di samping jenazah yang sama. Hanya, ia tak tampak cengengesan. Morlock dan empat serdadu lainnya kini diadili atas tuduhan membunuh tiga warga sipil, termasuk Gul Mudin tadi.

Sedangkan foto ketiga menunjukkan dua jenazah warga sipil yang diikat yang juga berasal dari koleksi foto dan video salah seorang tersangka. Hanya, kasus pembunuhan dua jenazah tersebut belum ditelusuri.

Menanggapi publikasi foto-foto itu, Menteri Luar Negeri AS, Hillary Rodham Clinton, langsung menelepon pejabat Afghanistan guna mendiskusikan masalah tersebut. Ia tak disebutkan meminta maaf.

Penasehat Keamanan Nasional AS, Tom Donilon, juga menjalin kontak dengan Afghanistan. Maklum, AS sedang merayu Afghanistan agar diizinkan membangun pangkalan militer secara permanen di wilayah negeri itu.

Adapun permintaan maaf disampaikan Kolonel Thomas Collins, sekaligus menyatakan bahwa pihaknya sedang menyiapkan peradilan militer terhadap total 12 serdadu terkait kasus itu. Mereka disebut sebagai "tim pembunuh".

Militer dalam pernyataannya mengakui, tindakan seperti dalam foto-foto itu "menjijikkan bagi kita sebagai manusia dan bertentangan dengan standar dan nilai-nilai Amerika Serikat."

Tetapi, ini bukan kejadian pertama. Salah satunya, serdadu lelaki dan perempuan AS terlihat berpose mengejek para tahanan yang sudah ditelenjangi di penjara Abu Graib, 20 mil di barat Baghdad, Irak.

Itu delapan tahun silam, ketika AS dan sekutunya berambisi menumpas negara berdaulat di bawah kendali Saddam Hussein, dan kemudian menggantungnya. Kini, negara-negara Barat yang sama sedang menjajah Libya di bawah kendali Kolonel Moammar Khadafy.
Minggu, 10 April 2011

11 Cara Keji Tentara Amerika Dalam Mengintimidasi Tawanannya



Berikut ini adalah metode-metode yang sudah resmi dan sudah di ajarkan kepada personil US Military oleh SERE (US Military Training Program – Survival, Evasion, Resistance, Escape) terutama dalam menghadapi pelaku teror / gerbong penjahat :

1. Isolation
Caranya tersangka ditempatkan di ruang tersendiri tanpa bisa melakukan kontak apapun dg orang lain. Dalam periode tertentu tersangka akan mengalami kegelisahan berat karena keinginan yg sangat kuat untuk berinteraksi dengan orang lain.

2. Sleep Deprivation
Dengan mencegah tersangka untuk tidur selama beberapa hari. Setelah beberapa hari tersangka akhirnya diperbolehkan tidur tapi segera dibangunkan lagi dan langsung di interograsi. Mantan Perdana Menteri Israel Menachem Begin pernah mengalami ini pada saat dia ditahan KGB. Dia bilang,” Orang2 terlihat seperti diselimuti kabut dan rasanya aku sudah mati. Kakiku gemetaran hebat dan SATU…hanya SATU keinginanku: TIDUR. Kelaparan dan kehausan gk ada apa-apanya dibandingkan ini."
Selain menimbulkan halusinasi, sleep deprivation yg lebih dari 24 jam akan menimbulkan kegilaan sementara.

3. Sensory Deprivation
Metodenya dengan menempatkan tersangka di semacam tabung yg mengisolasi total semua rangsangan dari luar. Tabung tersebut diberi sebuah lubang kecil untuk tempat bernafas penghuninya. Pada percobaan yg dilakukan terhadap 17 org subyek, hanya 6 orang yg bertahan sampai 36 jam. Yang lainnya mengalami kegelisahan berat dan kepanikan.

4. Stress Position
Tersangka dipaksa berdiri selama berjam-jam tanpa diberi pegangan apapun. Variasi lainnya selain berdiri tahanan juga disuruh mengangkat lengannya. Metode ini pd penerapannya di lapangan berkembang menjadi semakin inovatif seperti mengikat tangan kebelakang lalu diikatkan lagi ke pergelangan kaki pada posisi “ditarik”.

5. Sensory Bombardment
Caranya dengan menyuruh tahanan berdiri menghadap tembok. Mata ditutup dan tangan diikat erat lalu tahanan akan dibombardir dengan sinar lampu sangat terang dan suara-suara keras sehingga mengakibatkan kekacauan indra tubuh akibat rangsangan yg berlebih, gangguan tidur dan konsentrasi. Salah seorang sumber di tahanan menyebutkan ada seorang tahanan yg “keras kepala” mengalami penyiksaan ini selama 7 hari non-stop.

6. Forced Nudity
Metode ini banyak diterapkan tentara Amerika di Iraq saat menginterograsi tawanan perang. Prakteknya dengan menelanjangi tersangka di depan tahanan yg lain dan membiarkannya tetap bugil dalam jangka waktu yg lama. Akibatnya tersangka akan merasa malu luar biasa.

7. Sexual Humiliation
Hal ini disesuaikan dengan budaya dan kepercayaan yg dianut oleh si tersangka. Cara-caranya seperti tersangka dipaksa melakukan adegan sex dengan sesama jenis, disuruh memakai pakaian wanita (utk tersangka pria) lalu dipaksa menari striptease di depan personil wanita.

8. Cultural Humiliation
Seperti poin diatas cara ini jg disesuaikan dengan budaya setempat. Metode ini pada intinya memaksa tersangka melakukan sesuatu yg menurut pandangan tersangka merupakan sesuatu yg dilarang atau memalukan. Contohnya bagi muslim dipaksa makan babi. Selain itu bisa juga dengan penghinaan2 verbal sampai tersangka merasa sangat terhina dan mematahkan semangatnya.

9. Extreme Cold.
Cara ini dulunya berasal dari China yg diterapkan kepada tahanan politik atau para aktivis keagamaan. Umumnya tahanan secara rutin tubuhnya diguyur air dingin dan dibiarkan berada di dalam atau di luar ruangan yg jg bersuhu rendah. Ada juga yg dipaksa berdiri ditengah hujan salju cuma mengenakan pakaian seadanya.
Metode yg berlawanan adalah menggunakan panas yaitu dgn mengurung tahanan di semacam ruang sempit yg minim ventilasi dan bersuhu tinggi. Disebut juga “hot box”. Tersangka baru akan dikeluarkan setelah mau bekerjasama dengan interogatornya.

10. Phobias
Phobias digunakan untuk menimbulkan perasaan panik pada diri tersangka. Contohnya kalo si tersangka takut dengan laba-laba maka selnya akan diisi penuh dengan laba-laba sampai tersangka tersebut mengalami rasa takut dan panik yg luar biasa. Pada tahap tersebut barulah interogasi dilaksanakan.

11. Water Boarding
Metode ini belakangan dilarang digunakan dalam US Military. Tp tidak ada yg menjamin apakah aturan tersebut benar-benar dilaksanakan atau tidak. Waterboarding dilakukan dengan mengikat tubuh erat-erat tersangka pada sebuah papan atau meja dengan posisi kaki lebih tinggi drpd kepala, lalu matanya ditutup. Kemudian wajah tersangka disiram dengan air berulang-kali dg teknik tertentu. Secara psikolog tersangka akan merasa dirinya tenggelam dan timbul reaksi tersedak karena air yg diguyurkan ke wajahnya itu. Metode ini sangat efektif karena dalam percobaan yg dilakukan thd anggota CIA sendiri ternyata rata-rata mereka hanya bertahan selama 14 detik!
sumber
Selasa, 05 April 2011

Brrr Dingin!!! Dua Pria Cina Pecahkan Rekor Di Es


http://www.kagakribet.com/artikel/icebreakrecord.jpg

Chen Kecai dan Jin Songhao, masing-masing berusia 53 dan 56 tahun dari Heilongjiang atau Black Dragon River – sebuah provinsi di Cina yang berbatasan dengan Siberia dan merupakan daerah yang beku dimana suhu udara di sana bisa drop hingga – 40C di musim dingin - mengenakan celana renang masuk ke dalam 2 buah tangki atau kotak transparan yang kemudian dibanjiri dengan es batu.

Aksi mereka – berdiri dalam tumpukan es batu - dilakukan di puncak gunung Tianmen, Zhangjiajie, Provinsi Hunan, Cina bagian selatan.

Chen berhasil bertahan selama 118 menit, setelah paramedis menariknya keluar dari kota karena adanya penurunan tiba-tiba dari suhu tubuhnya.


Sedang Jin bertahan hingga 120 menit, bahkan dirinya sempat meluangkan waktu menulis beberapa kaligrafi Cina selama aksinya itu, menuliskan pujian untuk partai Komunis.
“Aku baik-baik saja,” ujar Jin meski tubuhnya berwarna merah menyala saat dirinya diangkat dari kotak tersebut.


Rekor mereka ini berhasil mengalahkan rekor Win Hof , 51 tahun dari Belanda yang baru awal minggu ini dipecahkan di Hong Kong.
Senin, 04 April 2011

Buzkashi, Olah Raga Ekstrim Saling Berebut Bangkai Kambing



Lomba Menyeret Kambing atau Buzkashi adalah olahraga yang populer dari Afghanistan. Dimainkan di atas kuda di negara-negara Asia Tengah seperti Afghanistan, Uzbekistan, Tajikistan, Kyrgyzstan, Pakistan utara, India dan Kazakhstan.
Buzkashi dapat dibandingkan dengan permainan Polo, ada dua tim dan pemain naik kuda, seperti di Polo, tapi bukannya bola yang digunakan, namun bangkai kambing tanpa kepala atau betis.

Peraturan dari permainan ini adalah untuk merebut bangkai kambing dan kemudian membawanya melewati pemain lain dan terus berlari sampai melewati garis gawang atau ke lingkaran sasaran.
Persaingan biasanya sengit, sebagian pemain lain mungkin menggunakan kekuatan untuk menyandung kuda dalam rangka untuk menggagalkan upaya mencetak gol. Para pengendara akan membawa cambuk, biasanya mereka gigit, untuk mengintimidasi kuda lawan dan penunggangnya.
Para penunggang biasanya memakai pakaian tebal dan pelindung kepala untuk melindungi diri terhadap pemain lain dari cambuk dan tendangan sepatu bot. Permainan bisa berlangsung selama beberapa hari, dan tim pemenang menerima hadiah, tidak selalu uang, sebagai imbalan untuk menang.

Bangkai Kambing dalam permainan Buzkashi biasanya dipenggal dan memiliki anggota badan yang terpotong di lutut. Kemudian direndam dalam air dingin selama 24 jam sebelum digunakan untuk bermain untuk menguatkan bangkai itu. Kadang-kadang pasir dimasukkan ke dalamnya untuk memberikan bobot ekstra.

Pemain Buzkashi yang professional dilatih secara intensif selama bertahun-tahun, oleh banyak master (disebut chapandaz) yang berumur di atas empat puluh tahun. Permainan ini juga memerlukan kuda khusus yang terlatih yang harga jualnya bisa mencapai US $ 10.000-15.000.




sumber

Aksi Pecinta Uji Adrenalin