Pages

Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 02 Juli 2011

CR7 Mencatat Sejarah di La Liga


Superstar Real Madrid Cristiano Ronaldo mencatatkan namanya dalam sejarah La Liga. Pada jornada pamungkas La Liga 2010-2011, Ronaldo memecahkan rekor jumlah gol La Liga dalam satu musim.Tak hanya satu, dua gol dipersembahkan pemain termahal dunia ini untuk membantu Los Merengues meluluhlantakkan Almeria 8-1 di Stadio Santiago Bermabeu.

Check It Out


Dengan demikian, Ronaldo memecahkan rekor gol milik penyerang legendaris Madrid Hugo Sanchez di musim 1989-1990 dan striker legendaris Athletic Bilbao Telmo Zarra yang membukukannya di musim 1959-1960.

Gol pertama Ronaldo menjadi pembuka kemenangan Madrid ketika babak pertama baru bergulir empat menit yang dengan mudah menuntaskan umpan sundulan Sergio Ramos. Ronaldo mencetak gol keduanya di menit ke-77 yang diciptakan lewat aksi individu sebelum dituntaskan dengan tendangan mendatar tanpa bisa ditepis kiper Madrid Suarez Esteban.

Total Ronaldo mengemas 40 gol guna memantapkan namanya sebagai peraih gelar el pichichi musim ini, mengalahkan Lionel Messi (Barcelona) yang mengoleksi 31 gol. CR7 unggul dua gol dari rekor sebelumnya milik Hugo Sanchez dan Telmo Zarra. Jika ditotal dengan ajang lain, Ronaldo secara keseluruhan mengemas 53 gol di musim ini. Luar biasa, Ronaldo!


Source

Check It Out

Mohon Di Like Dulu
Follow Juga Ya

Check It Out
0000
Kamis, 30 Juni 2011

Ferdinand Kaget Punya Banyak Follower dari Indonesia


Twitter sudah mendekatkan Rio Ferdinand dengan para fansnya. Bek tengah Manchester United ini pun mengaku kaget dirinya punya banyak follower dari Indonesia.

Ferdinand adalah salah satu figur publik yang cukup aktif "berkicau" lewat Twitter, yakni di akun @rioferdy5. Dia tercatat punya lebih dari 1,2 juta follower, dan tidak sedikit di antara follower-nya yang berasal dari Indonesia.

"Tahun lalu saya punya akun Twitter karena absen di Piala Dunia karena cedera. Awalnya hanya follower dari Inggris. Tapi, lalu banyak yang me-retweet dan reply dari Indonesia," ujarnya dalam jumpa pers di Hotel Interkontinental, Jakarta, Rabu (29/6/2011).

"Saya cukup terkejut. Banyak dari mereka yang mengatakan agar saya datang ke Indonesia karena ini negara yang luar biasa," tambah pemain 32 tahun ini.

Ferdinand juga meminta maaf karena sempat batal datang ke Indonesia akibat tragedi bom di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton, dua tahun silam.

"Saya minta maaf karena gagal datang beberapa waktu lalu. Saya harap semua orang senang dengan kedatangan saya," tandasnya.
Jumat, 24 Juni 2011

Gambar Taksi-Taksi Super Mewah di Dunia


Taksi adalah salah satu bagian penting dari perjalanan sistem transportasi kota. Mereka menyediakan layanan untuk Mempermudah orang untuk menjangkau tujuan mereka. Berikut ini adalah beberapa contoh taksi mewah dan paling mahal di seluruh dunia. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan comfortableness untuk penumpang.
Nih Foto2nya:










Keren-keren kan....
Kamis, 23 Juni 2011

Kemegahan Donbass Arena Stadion Utama EURO CUP 2012 Ukraina


Donbass Arena Ukraina adalah sebuah stadion dengan lapangan rumput alam di Donetsk Ukraina, yang dibuka di 29 Agustus 2009. Fasilitas ini terletak di pusat kota, di taman Comsomol Lenin. Dengan kapasitas 50.000 penonton, Stadion host FC Shakhtar Donetsk pertandingan dan akan menjadi tuan rumah beberapa pertandingan di Euro 2012 . Hal ini memenuhi persyaratan untuk Elite UEFA 5-star rating Stadion.

Perkiraan biaya awal proyek sebesar USD 250 juta. USD 30m telah dialokasikan untuk mendirikan sebuah taman rekreasi di sekitar Stadion. Biaya akhir proyek akan mencapai 400 juta USD.



Check It Out
Konstruksi dan desain

Konstruksi diluncurkan pada tahun 2006. Kontraktor umum adalah perusahaan Turki Enka. Stadion ini selesai dan dibuka pada 2009.

Donbass Arena dirancang oleh ArupSport, yang juga merancang Stadion City of Manchester (Manchester, Inggris); Allianz Arena (Munich, Jerman), dan Stadion Nasional Beijing (Beijing, Cina). Sebuah solusi rekayasa yang luar biasa - efek atap menjulang - akan membuat Stadion menyerupai piring terbang. Bentuk oval dan façade kaca memastikan pandangan mengesankan. Stadion ini terletak di dekat Kompleks Olahraga Daerah Olimpiyskiy menciptakan sebuah ensemble arsitektur yang elegan. Atap lereng Stadion dari utara ke selatan pencocokan lanskap dan memberikan kontribusi untuk pencahayaan alami dan ditayangkan lapangan. Pencahayaan eksternal membuat Stadion bersinar di malam hari.

Check It Out
Panorama Stadion selama konstruksi



Panorama diambil dari tingkat atas sisi utara stadion pada Juni 2008

Check It Out




Mohon Di Like Dulu
Follow Juga Ya
Follow Inert_Seven on Twitter

Check It Out
Pembukaan

Arena Donbass selesai lebih cepat dari jadwal, tapi pembukaan ditunda sampai 29 Agustus 2009 bertepatan dengan hari libur Ukraina Hari Miners, serta Kota Donetsk hari. Donetsk berada di wilayah Donbass, wilayah pertambangan, dan tanggal tersebut dipilih untuk simbolismenya. Penyewa utama dari fasilitas yang bernama Shakhtar Donetsk ("Penambang Batubara Donetsk").
American Pop / R & B penyanyi-penulis lagu Beyonce Knowles dilakukan menunjukkan darinya Aku ... Tur pada malam pembukaan stadion baru. Ini adalah penampilan pertama Knowles 'di Ukraina . [4]
Banyak pejabat negara menghadiri acara yang dirancang oleh K-peristiwa Filmmaster Group. Upacara pembukaan dianugerahi sebagai Event of the Year mendapatkan Penghargaan Stadion Bisnis tanggal 18 Juni 2010 di Dublin.

Pertandingan pertama Shakhtar Donetsk di stadion itu kemenangan 4-0 di Liga Ukraina Premier 2009-10 Round 8 fixture pada tanggal 27 September 2009 terhadap FC Obolon Kyiv.

Check It Out
Euro 2012

Donbass arena dimasukkan dalam proyek penawaran resmi diajukan oleh Polandia dan Ukraina untuk hosting UEFA Euro 2012 . Stadion akan menjadi tuan rumah permainan babak penyisihan grup dan satu perempat final dan satu semi-final game. Tidak seperti stadion baru yang paling sedang dibangun di Polandia dan Ukraina, Donbass arena pada awalnya tidak dimaksudkan untuk tempat itu.

Check It Out
Kegunaan lain

Selain pertandingan sepak bola, Stadion juga akan menjadi tempat untuk berbagai konser dan pertunjukan. Fasilitas Stadion dan akustik akan memenuhi permintaan para seniman lokal dan superstar internasional. Tur stadion akan menambah daftar perbedaan. Konsep umum dari tur mencakup wawasan fitur unik dari Donbass Arena, kunjungan ke kamar pemain 'dan FC Shakhtar Museum dan, akhirnya, penurunan di toko merek Shakhtar FC untuk souvenir.

Check It Out
Fakta


*Luas total lokasi pembangunan (termasuk bidang mobilisasi) adalah 254.907 m².
*Tanah (termasuk pitch), dimana Stadion ini terletak, adalah 46.780 m².
*Tinggi stadion baru 54m dari tingkat lapangan ke atas atap.
*Ada 227 toilet wc dengan 471 dan 333 wastafel.
*Lebih dari 120.000 м ³ beton dituangkan selama pembangunan Stadion.
*Sekitar 4300 ton baja yang digunakan untuk konstruksi.
*Sekitar 3800 ton baja yang digunakan untuk struktur atap.
*Area kaca total sekitar 24.000 m²
*Luas total tingkatan adalah sekitar 70,000 m².
*Ukuran lapangan sepak bola adalah 105 × 68 m (344 × 223 ft), dan 7.668 m 2 (82.538 sq ft).
*Rumput alam akan digunakan dengan 2.201 m 2 (23.691 sq ft) rumput sintetis.

Check It Out
Galery gambar




















Check It Out
Video





Selasa, 21 Juni 2011

4 Bintang Sepak Bola Dunia yang Tak Pernah Tampil di Piala Dunia


Kehebatan dan nama besar pesepakbola kadang tak berbanding lurus dengan prestasi. Kebintangan sang pemain juga bukan sebuah jaminan bisa berlaga di semua level hingga ajang Piala Dunia. Berikut 4 pemain mega bintang yang tak pernah berlaga di putaran final World Cup.

Check It Out
1. George Best (Irlandia)


Satu kesempatan emas datang bagi Irlandia untuk bisa berlaga di ajang Piala Dunia. Tepatnya pada Espana 1982. Alasannya jelas karena Irlandia diperkuat mega bintang George Best, pemain terbaik Eropa saat itu.. Namun sayang dalam babak kualifikasi Grup 2 Zona Eropa, Irlandia hanya berada di posisi tiga di bawah Belgia dan Prancis. Lebih menyedihkan bagi Best, gagalnya mereka menuju Espana hanya lantaran kalah selisih gol dari Prancis yang sama sama mengumpulkan nilai 10.

Check It Out
2. George Weah (Liberia)


Siapa tak kenal George Weah, pesepakbola asal Liberia. Segudang prestasi baik individu maupun bersama klub berhasil diraih pemilik nama lengkap George Tawlon Manneh Oppong Ousman Weah. Catatan emasnya menjadi pemain terbaik Dunia, Eropa dan Afrika, bahkan dianggap pemain terbaik Afrika sepanjang masa tak mampu membawa negaranya berlaga di Piala Dunia. Kesempatan terakhirnya di Piala Dunia 2002, Weah hanya menjadikan Liberia berada diperingkat dua Grup 2 kualifikasi Zona Afrika.

Check It Out

Mohon Di Like Dulu
Follow Juga Ya
Follow Inert_Seven on Twitter

Check It Out
3. Eric Cantona (Prancis)


Julukannya “The King”. Wajar jika Eric Cantona dijuluki sang raja. Permainan dan kepemimpinannya di lapangan sangat berkharisma. Teknik tingginya memaksa rekan dan lawan terpesona. Puncak kejayaannya “King Cantona” terjadi bersama klub Manchester United.

Sayang kebintangan bersama “Setan Merah” tak bisa diperlihatkan kala berkostum Timnas Prancis. Perselisihanya dengan pelatih Henri Michel memaksa King Cantona terdepak dari skuad Prancis di Piala Dunia 1990 Italia dan Amerika Serikat 1994. Kesempatan terakhirnya di Piala Dunia 1998 harus terkubur lantaran tengah menjalani skorsing aksi tendangan kungfunya saat membela MU.

Check It Out
4. Ryan Giggs (Wales)


Menjadi salah seorang bintang di era sepakbola millenium pantas disandang Ryan Giggs. Kesetiaan bersama Manchester United dengan segudang gelar berhasil diraih hingga mendapat kehormatan mendapat gelar Sir dari kerajaan Inggris. Sayang kebintangan Giggs tak pernah bisa menyinari negaranya, Wales di ajang Piala Dunia lantaran selalu gagal di babak penyisihan grup Zona Eropa.
Senin, 13 Juni 2011

Kisah Mohammed Salim, Pemain Sepakbola Tanpa Sepatu


Celtic adalah klub sepakbola Eropa pertama yang memiliki pemain India, dan lebih jauh lagi, bermain dengan kaki telanjang.

Kisah luar biasa dari Mohammed Salim ini, yang berasal dari Kalkuta, mengisahkan bagaimana dia datang dan bermain untuk Celti pada 1936-1937.

Boris Majumdar, editor kepala dari Journal of the History of Sport mengatakan:” Ini menunjukkan bahwa di jaman Kerajaan, Celtic telah meruntuhkan halangan, dan bagaimana pemain India ini telah membuat takjub separuh kota Glasgow.”

Salim terlahir di Kalkuta pada 1904, saat masih dikuasai oleh kolonial Inggris. Menurut majumdar:”Saat itu, pada waktu kaum nasionalis India berjuang untuk kemerdekaan dari kolonialisme Inggris, banyak warga India yang berfokus pada sepakbola untuk melawan ejekan Inggris bahwa orang India tidak cukup bernyali untuk memerintah diri sendiri. Orang-orang India bermain dengan kaki telanjang dan meskipun demikian, mereka bisa mengalahkan pemain-pemain Inggris yang memakai sepatu yang mana membuktikan bahwa orang India tidak lebih inferior dari orang Inggris.”

Check It Out
Mohon Di Like Dulu



Check It Out

Pada pertengahan tahun ‘30an, Salim, yang bermain sebagai winger, adalah pemain penting untuk klub dari Kalkuta, Mohammedan Sporting Club. Salim membantu mereka memenangkan 5 titel berturut-turut dari liga Kalkuta.

Setelah memenangi liga pada 1936, Salim diundang untuk memainkan 2 pertandingan persahabatan melawan tim Olimpiade China. Seorang sepupunya yang bernama Hasheem yang tinggal di Inggris, yang saat itu sedang berada di Kalkuta, menyaksikan pertandingan pertama. Melihat kemampuan luar biasa dari Salim, Hasheem meyakinkan Salim untuk mencoba bermain di Eropa.

Pada akhirnya Salim memilih untuk mengikuti Hasheem berlayar ke Inggris alih-alih bermain di laga kedua melawan tim China, dan setelah beberapa hari di London, Hasheem membawa Salim ke kota Glasgow, Skotlandia, dan Celtic Park (kandang dari Celtic FC)

Salim terkejut bahwa semua pemain Celtic adalah pemain profesional.
Meskipun demikian, saat ditanya apakah dirinya mampu bersaing dengan mereka, Salim menganggukkan kepala setuju, dan kepercayaandiri dari Salim menyemangati Hasheem untuk berbicara dengan Willie Maley, manager/pelatih dari Celtic.

Hasheem memberitahunya:” Seorang pemain dari India telah datang lewat kapal, Mohon maukah anda untuk mengetes kemampuannya? Tapi ada satu masalah kecil, Salim bermain dengan kaki telanjang.”

Maley tertawa, ide bahwa pemain amatir India bertelanjang kaki bersaing dengan profesional dari Skotlandia amat sulit dipercayai. Tapi Hasheem bersikeras dan sang pelatih pun setuju untuk mentest Salim. Salim diminta mendemonstrasikan skillnya didepan 1000 orang anggota klub dan 3 pelatih.

Skill dari Salim, meskipun bertelanjang kaki, membuat mereka terkesima dan mereka memutuskan akan memainkannya dalam pertandingan melawan Hamilton

Salim, dengan bertelanjang kaki, membuktikan diri dnegan membantu Celtic menang 5-1. Di laga keduanya melawan Galston, Celtic menang 7-1 dan skillnya membuatnya menjadi headline dari Scottish Daily Express, dengan judul: Indian Juggler – New Style.”

Surat kabar itu menulis:”Sepuluh jari kaki dari Salim, seorang pemain celtic FC dari India, telah menghipnotis penonton di Parkhead tadi malam. Dia menyeimbangkan bola dengan jempol kakinya, meluncurkannya ke jari kelingking, memutarnya, dan dengan satu kaki meloncat melewati bek lawan.”

Sayangnya, setelah beberapa bulan di Skotlandia, Salim mulai rindu rumah dan sangat ingin kembali ke India.

Majumdar diberitahu oleh putra dari Salim, Rashid yang tinggal di Kalkuta:” Celtic mencoba membujuk ayah untuk tetap tinggal dengan membuat sebuah pertandingan amal atas penghormatan kepada Salim, dan berjanji memberikan 5 persen dari pemasukkan acara itu. Ayah tidak tahu berapa nilai dari 5 persen itu dan mengatakan bahwa dia akan memberikan bagiannya kepada anak-anak yatim yang diundang sebagai tamu dalam pertandingan amal itu. 5 persen itu bernilai sekitar £1,800 (saat itu jumlah tersebut sangat besar), Salim terkejut, tapi Salim tetap pada pendiriannya.”

Bertahun-tahun kemudian, Rashid menulis ke Celtic menyatakan bahwa ayahnya sedang sakit dan dia membutuhkan uang untuk pengobatan ayahnya.

Rashid berkata:” Saya tidak ada maksud untuk meminta uang. Saya hanya ingin mengetest apakah Mohammed Salim masih hidup dalam ingatan mereka. Dalam keterkejutan saya, saya menerima surat dari klub. Di dalamnya terdapat cek senilai £100. Saya senang, bukan karena menerima uang, tapi karena ayah saya masih berada dalam kebanggaan dari Celtic. Saya bahkan tidak menguangkan cek itu dan akan menyimpannya sampai saya mati.”

Majumdar mengatakan bahwa Rashid meniympan cek tersebut dan seragam hoops sebagai ingatan akan ayahnya di Parkhead.
Kamis, 09 Juni 2011

Inilah Stadion Terbaik ISL Musim Depan



Setelah tiga tahun menanti, Mitra Kukar akhirnya naik kasta ke kompetisi tertinggi sepakbola nasional, Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012 mendatang.

Pencapaian tersebut diperoleh Mitra Kukar setelah berhasil meraih predikat Juara III Liga Ti-Phone di Stadion Manahan, Solo, Rabu (25/05) kemarin.

Dalam laga perebutan peringkat ketiga tersebut, Mitra Kukar sukses menundukkan Persidafon Dafonsoro dengan skor tipis 2-1. Dua gol bagi Mitra Kukar masing-masing dicetak Rully Padengke pada menit '2 dan Franco Hita di menit '69.

Dengan demikian, Mitra Kukar menjadi tim ketiga yang meraih tiket promosi ke ISL musim depan setelah Persiba Bantul dan Persiraja Banda Aceh.

Sedangkan Persidafon Dafonsoro masih memiliki peluang menembus ISL jika mampu menekuk Bontang FC pada laga playoff nanti.

Keberhasilan Mitra Kukar menjadi Juara III diiringi pula dengan sukses mereka sebagai Tim Fair Play Liga Ti-Phone 2010/2011 dan berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 200 juta.

Sementara predikat Juara I Liga Ti-Phone 2010/2011 diraih Persiba Bantul setelah dalam partai final semalam berhasil menang 1-0 atas Persiraja Banda Aceh.

Pelatih Mitra Kukar Benny Dolo menyatakan sangat bersyukur mampu memenuhi target yang dicanangkan manajemen yakni membawa tim Naga Mekes menembus ISL musim depan. "Kita sangat bangga bisa mengantarkan Mitra Kukar menuju ISL tanpa harus melalui babak playoff," ujarnya.

Senada dengan Benny Dolo, manajemen tim Mitra Kukar juga sangat bersuka cita atas keberhasilan tersebut. "Alhamdulillah kita tidak sampai harus melakukan derby melawan Bontang FC untuk menembus ISL," kata Manajer Tim Roni Fauzan.

Menurut Roni, sukses yang diraih timnya merupakan berkat kerja keras pemain dan ofisial, serta dukungan penuh dari Pemkab serta segenap lapisan masyarakat Kutai Kartanegara dan Kalimantan Timur pada umumnya.

Check It Out
Mohon Di Like Dulu






Check It Out
Deskripsi Stadion

Kota : Tenggarong, Kalimantan Timur

Dibangun : Tahun 2007

Kandang : Mitra Kukar (Divisi Utama)

Kapasitas : 35.000 kursi.

Tipe stadion : Stadion Madya (Olimpiq)

Kategori : A

Sejarah Singkat

Stadion Kudunga merupakan stadion yang terletak di komplek olahraga Perjiwa, Tenggarong, merupakan salah satu stadion terbaik dan terindah di Indonesia. Stadion ini terletak di Kabupaten terkaya di Indonesia yaitu Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Stadion ini telah resmi menjadi kandang dari keseblasan Mitra Kutai Kartanegara yang memiliki daya tampung sekitar 35.000 tempat duduk.

Kondisi :

Tribun : A

Tempat duduk : A

Fasilitas : A

Rumput : A

Drainase : A

Penerangan : A

Papan Skor : A

Kondisi : A

Check It Out




Check It Out



Sebenarnya masih banyak lagi stadion-stadion berkualitas internasional seperti Stadion Palaran dsb.
Mudah-mudahan dengan makin banyaknya kualitas stadion yang bagus , akan semakin meningkatkan kualitas permainan sepakbola di Indonesia.

Kiper-Kiper Pencetak Gol


Didalam sepakbola, biasanya tugas kiper hanya menjaga gawangnya agar tidak kebobolan oleh gol. Tapi ada juga kiper yang mempunyai insting untuk menyerang, entah itu dari titik penalti, dari tendangan bebas atau tendangan sudut. IFFHS (International Federation of Football History & Statistics). telah mencatat siapa kiper kiper yang mempunyai catatan prestasi dalam hal mencetak gol, disana ada kiper José Luis Félix Chilavert, Jorge Campos dll. Berikut daftar nama kiper pencetak gol terbanyak yang telah dicatat oleh IFFHS.

1. Rogério Ceni (Brazil), Club : São Paulo FC, Gol : 79 (Penalti : 33 - Non Penalti: 46)

2. José Luis Félix Chilavert (Paraguay), Club : CA Peñarol 
Montevideo, Gol : 62 (Penalti : 45 - Non Penalti : 17) *

3. René Higuita (Colombia), Club : C de F Deportivo Rionegro, Gol : 41 (Penalti : 37 – Non Penalti : 4)

4. Jorge Campos (Mexico), Club : Puebla FC, Gol: 40 (Penalti : 9 – Non Penalty : 31)*

5. Álvaro Misael Alfaro (El Salvador), Club : CD Isidro Metapán, Gol : 31 (Penalti : 20 – Non Penalti : 11)

6. Johnny Martín Vegas (Peru), Club : Sport Ancash Huaraz, Gol : 31 (Penalti : 26 – Non Penalti : 5)
[no pic]

7. Dimitar Ivankov (Bulgaria), Club: Kayserýspor, Gol : 30 (Penalti : 30)

8. Hans-Jörg Butt (Deutschland), Club : Sport Lisboa e Benfica, Gol : 28 ( Penalti : 28)

9. Marco Antonio Cornez (Chile), Club : Deportes Iquique, Gol : 24 (Penalti : 24)*

10. Dragan Pantelic (Jugoslavia), Club : FK Radnicki Nis, Gol : 22 (Penalti : 21 – Non Penalti : 1)*

11. Žarko Lucic (Crna Gora), Club : FK Mladost Podgorica, Gol : 21 ( Penalti : 21)

12. Nizami Sadigov (Azerbaijan), Club : Turan Tovuz, Gol : 21 (Penalti : 12 – Non Penalti : 9)*
[no pic]